Minggu, 29 April 2012

♥♥ WALAU JARAK KITA TERPISAH JAUH ♥♥


Jika Hatimu merindukan seseorang ...
Pejamkan Matamu dan Katakan ...

Yaa ALLAH ...
Aku merindukannya karena_MU Ya ALLAH ...
Jauhkanlah aku dari perkara yang bisa membuat aku lupa kepada_MU ...
Aku semakin mengerti bahwa jarak ini bukan untuk menghukumku ...
Tapi Jarak ini untuk Menjaga aku dan dia ...

Dengan ‘jarak’ ini, Aku dan dia berjanji untuk berubah menjadi lebih baik ...
Dengan ‘jarak’ ini, Aku dan dia berjanji untuk Memperbaiki cinta kepada Ilahi ...
Dengan ‘jarak’ ini, Aku dan dia berjanji untuk Mencintai Pencipta kami lebih dari segalanya ...
Dengan jarak ini, Aku dan dia berjanji untuk Mendalami ajaran Islam ...
Dan Dengan ‘jarak ini juga, Aku dan dia yakin andai tiba saatnya nanti ...
Aku dan dia akan lebih siap untuk melayari semua ini dengan jalan yang diridhai ...

Terima kasih ya ALLAH ...
Karena memberi peluang kepadaku melalui jalan_MU ini ...

Terima kasih Yaa Rabbi ...
karena memberikan jarak itu kepada aku dan dia ...

Selasa, 10 April 2012

♥♥ DIA-lah Jalan Itu ♥♥



Jika engkau tidak mempunyai ‘ilm dan hanya prasangka,
milikilah prasangka yang baik tentang Tuhan. Itulah jalannya!

Jika engkau hanya mampu merangkak,
maka merangkaklah kepada-Nya!

Jika engkau tidak mampu berdoa dengan khusyu’,
maka persembahkanlah doamu yang kering, munafik, dan tanpa keyakinan!

Karena Tuhan dalam rahmat-Nya
tetap menerima mata uang palsumu.

Jika engkau mempunyai seratus keraguan kepada Tuhan,
maka kurangilah jadi sembilan puluh sembilan saja. Itulah jalannya!

Wahai pejalan,

Walau kau telah seratus kali ingkar janji, datanglah, dan datanglah lagi!
Karena Tuhan telah berfirman:
“Ketika engkau mengangkasa, ataupun terpuruk dalam jurang,
ingatlah kepada-Ku, karena Aku-lah Jalan itu.”



—Jalaluddin Rumi—

♥♥ GANTI ITU DARI ALLAH ♥♥


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Sahabat ketahuilah, ALLAH tidak pernah mencabut sesuatu dari mu,
kecuali DIA menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik. Tetapi,
itu terjadi apabila kamu berSABAR dan tetap RIDHA dengan segala ketetapan_NYA.

“Barang siapa KU-ambil dua kekasihnya (matanya) tetap bersabar,
maka AKU akan mengganti kedua(mata)nya itu dengan surga.”
(Al-Hadits)

Dan,

“Barang siapa KU-ambil orang yang dicintai di dunia tetap mengharapkan ridha(KU),
niscaya AKU akan menggantinya dengan surga.”
(Al-Hadits)

Yakni, barang siapa kehilangan anaknya tetap berusaha untuk bersabar,
maka di alam keabadian kelak akan dibangunkan untuknya sebuah Baitul Hamd
(Istana Pujaan).

Maka, kamu tak usah terlalu bersedih dengan musibah yang menimpa mu,
sebab yang menentukan semua itu adalah Dzat yang memiliki surga, balasan,
pengganti, dan ganjaran yang besar.


Para waliyullah yang pernah ditimpa musibah, ujian dan cobaan akan mendapatkan
penghormatan yang agung di surga Firdaus. Itu tersirat dalam firman-Nya,


“Selamat atasmu karena kesabaranmu. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.”
[Ar-Ra’d : 24]

Betapapun, kita harus selalu melihat dan yakin bahwa dibalik musibah terdapat ganti
dan balasan dari ALLAH yang akan selalu berujung kepada kebaikan kita. Dengan begitu,
kita akan termasuk,


“Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Rabb mereka,
dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.”
[Al-Baqarah : 157]

Ini merupakan ucapan selamat bagi orang-orang yang mendapat musibah
dan kabar gembira bagi orang-orang yang mendapat bencana.


Umur dunia ini sangat pendek dan gudang kenikmatannya pun sangat miskin.
Adapun akhirat, lebih baik dan kekal. Sehingga barang siapa di dunia mendapat musibah
ia akan mendapat kesenangan di akhirat kelak, dan barang siapa hidup sengsara di dunia
ia akan hidup bahagia di akhirat.


Wahai orang" yang tertimpa musibah, sesungguhnya tak ada sesuatu pun yang hilang dari kalian. Kalian justru beruntung, karena ALLAH selalu menurunkan sesuatu kapada para hamba_NYA dengan “surat ketetapan” yang disela-sela huruf kalimatnya terdapat suatu kelembutan, empati, pahala, ada balasan, dan juga pilihan. Maka dari itu, siapa saja yang tertimpa musibah yang hebat, ia harus menghadapinya dengan sabar, mata yang jernih dan pola pikir yang panjang. Dengan begitu, ia akan menyaksikan bahwa buah manis dari musibah itu adalah :

“Lalu, diadakan diantara mereka dinding yang mempunyai pintu.
Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa.”
[Al-Hadid : 13]

Dan sesungguhnya apa yang di sisi ALLAH itu lebih baik, lebih abadi,
lebih utama, dan lebih mulia.



Wallahu a’lam.
Semoga bermanfaat.


^^BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI^^

♥♥ DUHAI YANG MAHA PERKASA ♥♥


Betapa banyak malapetaka yang telah ENGKAU atasi
Betapa banyak rintangan yang telah ENGKAU tolakkan
Betapa banyak pujian baik yang tak layak bagiku telah ENGKAU sebarkan ...

Duhai Zat yang di tangan_NYA ubun-ubunku
Duhai Penabur Karunia yang tak pernah bosan ...

Aku mohon kepada_MU dengan Kemuliaan, Kesucian_MU dan Keagungan_MU ...
Limpahkanlah padaku kemurahan_MU ...
Karuniakan kesungguhan padaku untuk bertakwa kepada_MU ...
Sayangi aku dengan kebaikan_MU ...
Jadikan aku dekat pada_MU, sebagaimana dekatnya orang-orang yang ikhlas ...

Jaga diriku dengan rahmat_MU ...
Payungi aku dengan hidayah_MU ...
Jangan putuskan harapanku akan Karunia_MU ...
ENGKAU satu-satunya tempatku bergantung.

Aamiin.

Senin, 09 April 2012

♥♥ AIR MATA LELAKI ♥♥



Tahukah engkau wahai WANITA perindu syurga…
Tangisan itu ada dan lelaki tetaplah sosok berperasa.
Hanya saja, ia lebih berani untuk tidak membulirkan air matanya di hadapan kalian.
Kerapkali tetesan bening itu tersembunyi di balik raut mukanya.
Kerapkali, air mata itu tertumpah di sepertiga malam terakhir saat sujud di hadapan
Ar-rahman.
Tak jarang pula, air matanya menjelma menjadi keringat yang membasahi pakaiannya
saat berterik- mentari demi mencari rizki ALLAH SWT.
Itu semuanya demi kebahagiaan kalian.


Wahai WANITA perindu syurga…
Apakah kalian meneladani Khadijah istri Rasulullah?
Dia adalah wanita teladan sepanjang masa yang mencontohkan ketaatan yang luar
biasa apiknya.
Dia adalah wanita yang menjadi sandaran hati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,
dan bukan wanita yang menyayatkan hati.


Apakah kalian meneladani istri Ayyub ‘alaihissalam?
Seperti Ayyub ‘alaihissalam, dia adalah salah satu lambang wanita penyabar yang begitu mengesankan hati, bukan mengirisnya. Bertahun-tahun, ia menemani Ayyub ‘alaihissalam melewati episode-episode penuh ujian.


Wahai WANITA perindu syurga….
Begitu sering terdengar bahwa lidah itu tak bertulang.
Begitu sering terbaca bahwa wanita tidak dibenarkan menyakiti hati suaminya.
Lantas apa yang membuat kalian bicara dengan begitu kasarnya, ceplas-ceplos,
seolah-olah kalianlah sang raja, seolah-olah kalianlah kepala rumah tangga?


Lihatlah di luar sana, lisan-lisan kalian telah menghancurkan biduk rumah tangga,
melubangi bahtera cinta hingga kandas tak sampai tujuan.
Betapa banyak kasus perceraian di era modern ini yang bermoduskan ketajaman
lisan kalian.



NASEHAT

Wahai WANITA perindu syurga …
Tidak ada teladan kalian yang lebih mendekatkan kalian ke surga 
ALLAH SWT 
selain mereka yang mau berbuat sejuta kebaikan.
Mereka lah wanita-wanita yang telah dikisahkan tinta-tinta sejarah.
Temui dan teladani lah mereka yang ada dalam kitab/buku-buku yang banyak
membicarakan tentang mereka.


Wahai WANITA perindu syurga …
Biasakanlah berdzikir pagi dan sore seperti apa yang diajarkan Rasulullah SAW.
Ada banyak manfaat. Salah satunya agar kalian tak berlidah tajam, membiasakan kalian
agar meluncurkan kata-kata yang terdengar apik oleh telinga.


Tahanlah lisan kalian agar tak berduri hingga menusuk siapapun yang mendengarnya,
terlebih di hadapan suami kalian yang merupakan jejak-jejak menuju surga.


Semoga bermanfaat.




(bacaan ini sebagian diambil dari “Bersamamu Aku Tak Ingin Terluka” oleh Rully Abdillah)

♥♥ MUHASABAH SEORANG WANITA SHOLEHAH ♥♥


Jadilah seorang wanita sholehah,
Yang hatinya dibalut rasa taqwa kepada ALLAH,
Yang jiwanya penuh penghayatan terhadap Dien ALLAH,
Yang senantiasa haus dengan ibadah kepada ALLAH,
Yang senantiasa dahaga akan mengharap ridho ALLAH
Yang sholatnya adalah bekal dirinya,
Yang tidak pernah takut untuk berkata benar,
Yang tidak pernah gentar untuk melawan nafsu,
Yang senatiasa bersama para mujahiddah ALLAH

Jadilah seorang wanita sholehah
Yang menjaga tutur katanya,
Yang tidak bermegah dengan ilmu yang dimilikinya,
Yang tidak bermegah dengan harta dunia yang dicarinya,
Yang senatiasa berbuat kebajikan karena sifatnya yang penyayang,
Yang mempunyai ramai kawan dan tidak mempunyai musuh yang bersifat jahat

Jadilah seorang wanita sholehah
Yang menghormati suaminya.
Yang senantiasa berbakti kepada orang tua dan keluarga,
Yang bakal menjaga kerukunan rumah tangga,
Yang akan mendampingi suami dalam mendidik anak"nya untuk mendalami Islam,
Yang mengamalkan hidup penuh kesederhanaan,
Karena dunia baginya adalah rumah sementara menuju akhirat.

Jadilah seorang wanita sholehah,
Yang senatiasa bersedia untuk menjadi makmum imamnya
Yang hidup di bawah naungan al-Quran dan qona'ah
Yang tidak dikotori dengan perhiasan dunia
Yang menjaga matanya dari berbelanja,
Yang sujudnya penuh kesyukuran dengan rahmat ALLAH ke atasnya.

Jadilah seorang wanita sholehah
Yang selalu menjaga lisan, penyayang keluarga & suaminya,
Matanya kepenatan karena membaca al-Quran,
Suaranya lesu karena penat berzikir,
Tidurnya lelap dengan cahaya keimanan,
Bangunnya Subuh penuh kesigapan
Karena dia sadar betapa indahnya menjadi wanita sholihah
melebihi perhiasan apapun didunia
Semakin sadar bertambah usianya bertambah kematangannya.

Jadilah seorang wanita sholehah
Yang senantiasa mengabdikan diri untuk menjadi mujahiddah ALLAH
Yang baginya hidup di dunia adalah ladang akhirat,
Yang mana buah kehidupan itu perlu dipelihara dan dijaga,
Agar tumbuh putik tunas yang bakal menjaga dirinya di alam baqo'
Meneruskan perjuangan Islam sebelum hari kemudian.

Jadilah seorang wanita sholehah
Yang tidak terpesona dengan buaian dunia,
Karena dia mengimpikan syurga ALLAH.

Semoga senantiasa dirahmati_NYA ...

♥ Aamiin ya Robbal 'alamiin ♥

Jumat, 06 April 2012

♥♥ For My MANAH ♥♥



Jazakumullah telah memilih aku untuk mendampingimu kelak ...
melewati hari" dengan ketundukan penuh kepada Rabb, Pencipta hidup kita.

Jazakumullah telah memperkenankan aku untuk berada disampingmu kelak ...
menemani dalam setiap langkah setapak demi setapak mencoba menegakkan
nilai Illahi ...

Jazakumullah telah memberi aku kesempatan belajar mempersembahkan yang
terbaik untuk ALLAH semata dengan berbakti kepadamu kelak ...

Jazakumullah telah menerima apa adanya diriku bersama segala kekuranganku ...

Jazakumullah atas segala apa yang telah diberikan selama menjalani proses kelak
dan akan kita jalani bersama untuk mengarungi bahtera keluarga ...
yang dengan itu semakin mendewasakan aku untuk menjalani hidup ini dengan
lebih bijak karena ...
aku tidaklah sebaik ibunda khadijah ...
aku tidaklah setegar ibunda khansa ...
aku tidaklah secerdas ibunda aisyah ...
aku tidaklah secantik ibunda zainab binti jahsyi ...
aku tidaklah sebijak ummu sulaim ...
aku hanyalah ... seorang perempuan yang berusaha merajut cinta ALLAH
dengan segala keterbatasannya ...

Untukmu yang akan belajar kucintai dengan sepenuh hati ...
Bantu aku untuk mengeja makna cinta dengan belajar mencintaimu ...
Bantu aku untuk memahami ridho dengan mencoba menerima apapun
yang kau berikan padaku ...
Bantu aku untuk belajar memahami mu dengan baik ...
Bantu aku untuk mengenal mu lebih jauh ...
Bantu aku untuk belajar semua yang bernama kebaikan bersamamu,
yang itu aku lakukan demi ALLAH semata ...

Karena ...
Kamu adalah qiyadah kehidupan ...
Kamu adalah belahan jiwa ...
Kamu adalah tempat berbagi segala ...

Sementara ...
Aku hanyalah seorang muslimah yang berusaha menggenapkan jihadnya
dengan berusaha belajar menjadi "teman sejati" mu ...
Semoga sekiranya kita akan bersama ...



"Bangalore International Airport, 60412"

♥♥ Istana Kalbu … ♥♥

Suami dan istri tak pernah saling menghamba …
Tak mengalahkan atau dikalahkan …
Keduanya adalah sahabat bergandengan tangan ...
Bersama-sama mengarungi jejak Takdir …

Kalau berikhtiar mempersaingkan hari esok …
Jangan lupakan cinta di kandungan cakrawala …
Kalau cemas karena hari esok yang tak pasti …
Berkacalah pada sunyi kalbu hati yang fitri …

Maha anggun ALLAH  yang menciptakan hanya kebaikan …
Maha agung yang mustahil menganugerahkan keburukan …
Maha mulia yang menyelubungi kehidupan dengan cahaya rahmat_NYA …
Kegelapan hanyalah ketika taburan iman tidak dibina …

Kesucian adalah persembahan mulia Tuhan pada kita …
Kebenaran adalah cakrawala yang selalu menaungi …
Kebatilan hanyalah kebenaran yang tak diberi ruang …
Tuhan kekasihku tak mengajari apa pun kecuali cinta …

Kebencian takkan ada kecuali cinta kau lukai hatinya …
Kepadamu kekasih kupersembahkan segala api keperihan …
Kupersembahkan kepadamu sinar asmara abadi …
Medan perang adalah ketika mengkafirkan cintamu …

Sebab tangan para munafik amatlah pendeknya …
Sedang ruh indah dalam adalah pahlawan kalbu yang selalu menjaga …
Dari cengkraman tangan para penista …
Sebab cahaya fitrah kalbu adalah semesta raya …

Tinggal kita membangun istana kalbu yang indah …
Agar ruh suci meniupkan semua ikhlasnya …
Untuk bisa bersanding dengannya …
Bersemayam dalam nirwana dengan semua cahaya rahimnya …


Istanaku masih tetap khayalan Kalbuku …

♥♥ Mashar Rhamadhan … ♥♥


Terbangun pada geliat fajar dengan hati seringan awan …
Menikmati hirup ramadhan dengan rasa syukur yang dalam …
Istirahat di terik siang merenungkan puncak getaran cinta …
Pada hari baru yang penuh sinar pengampunan …


Pulang di kala senja dengan syukur penuh di rongga dada …
Kemudian terlena dengan doa bagi yang tercinta dalam sanubari …
Dan sebuah nyanyian kesyukuran terpahat pada senyuman …
karena batin ini memiliki segala kekayaan malam dan siang ...


Aku bergerak diam-diam dari balik kebiruan cakrawala …
Untuk mengayunkan sinar keperakan buihku …
Ke pangkuan keemasan pasirnya …
Dan kami berpadu dalam alunan terindah …

Biarkan aku terbaring dalam lelapku …
karena jiwa ini telah dirasuki cinta …
Cinta pada Rabb-ku yang bergelimang kemulyaan …
Wahai Engkau sang maha pengasih dan maha pengampun …

Yang akan mempermainkan jutaan tirani …
Yang akan memusnahkan ribuan penghamba petaka …
Yang akan membuka semua tabir rahasia manusia …
mengangkat derajat kaum terhina dan menistakan semua para pendusta …


Wahai para pengecut yang selalu menghindar karena takut …
Dengan dalih sejuta sabar padahal imanmu ciut …
Dengan raut wajah keruhmu engkau selalu berdendang …
Dengan kidung para penghasut yang kian tambun menjijikkan …


Takkan kutukar semua lapar dahaga demi kebahagiaan sementara …
Semoga setitik air menyucikan hatiku untuk bersujud padamu … ya Rabb …
Memberiku pemahaman tentang rahasia kehidupan yang tersembunyi …
Semoga mashar mashar itu segera terbuka …


Dan … Ramadhan adalah Pintu Suci yang terbuka …

Masih adakah sisa waktu kita …

♥♥ Makna C I N T A ♥♥



Ketika air mata tak pernah tetumpah …
Ketika burung tak pernah lagiterbang …
Ketika malam tak lagi diselimuti kegelapan …
Matahari tak pernah lagi memancarkan sinarnya …

Ketika semua tak pernah berakhir …
Ketika mata itu tak lagi bercahaya …
Ketika telinga tak lagi bisa mendengar …
Maka semua tumbuhanpun enggan bertunas tumbuh …

Ketika jarum jam tak lagi menentukan waktu …
Ketika nyeri tak pernah lagi menyakitkan ...
Ketika Pelangi tak memancarkan warna …
Maka langitpun semburat kelabu…

Ketika para cendikiawan menjadi bebal …
Ketika khayalan seolah menjelma …
Ketika fakta tak pernah jadi kenyataan …
Maka hidup … tak pernah lagi menjadi kehidupan …

Ketika angin berhenti bertiup …
Ketika air hujan tak pernah bisa membasahi …
Ketika kebenaran menjadi kesalahan terbesar ...
Maka para malaikatpun enggan menaburkan rahmat …




… Dan ketika semua itu terjadi …
... Segala cinta tak pernah lagi berarti …


… Maka aku akan berhenti mencintaimu …
… Tapi akankah saat itu terjadi …

Kamis, 05 April 2012

♥♥ P U L A N G . . . ♥♥



Aku ingin Pulang menyandarkan tubuhku pada penatku…
Aku ingin Pulang menitipkan lelahku pada tidurku…
Aku ingin Pulang menantikankan wajahku pada rindumu…
Aku ingin Pulang mecium sujudku pada kasihmu…


Aku ingin Pulang menggantungkan tubuhku pada dzikirmu…
Aku ingin Pulang menyampaikan wajahku pada sapamu…
Aku ingin Pulang menghembuskan matiku pada nafasmu…
Aku ingin Pulang mendengarkan Adzanmu pada gemamu…


Aku ingin Pulang memejamkan jejakku pada matamu…
Aku ingin Pulang memeluk bayangku pada tubuhmu…
Aku ingin Pulang memandang Pelangiku pad warnamu…
Aku ingin Pulang menjenguk Guratan tuaku pada pusakamu…


Aku ingin Pulang meminta keridhoanku pada maafmu…
Aku ingin Pulang menagih suciku pada Qadarmu…
Aku ingin Pulang menunggangi mi’rajku pada cahayamu…
Aku ingin pulang menyatukan Rabb ku pada ruhmu…


... Aku lelah ya Rabb …
... Aku ingin Pulang …

♥♥ Wahai Jiwa yang Tenang ♥♥


"Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridlo dan di ridloi_Nya, maka masuklah ke dalam jemaah hamba-hamba_KU dan masuklah ke dalam surga_KU" [Al Fajr 28-30] 

Kita harus meyakini bahwa hidup di dunia ini hakekatnya adalah merantau,
tidak ada sesuatu yang abadi di dalamnya. Karena kita sedang merantau,
maka mau tidak mau suatu saat kita akan pulang.


Tempat yang permanen sudah disiapkan ALLAH di akhirat sana.
Karena pulang adalah kepastian, maka kita harus merindukan pulang dengan
panggilan yang indah dari sang pencipta. Dalam ayat di atas, ALLAH memanggil
dengan panggilan yang sangat indah kepada jiwa yang tenang,


"Pulanglah ... sekarang saatnya engkau pulang dengan penuh kegembiraan dan keridhoanKu."

Orang yang pulang merasa senang, begitupun ALLAH merasa senang menerimanya.
Setelah menyambut dengan keridloan, ALLAH mempersilahkan jiwa yang tenang itu
masuk ke dalam golongan hamba_NYA yakni para anbiya, syuhada dan sholihin.
Sungguh ini suatu kenikmatan yang besar, karena tidak semua orang yang pulang
di ridloi ALLAH.


Banyak orang pulang dengan membawa murka ALLAH. Mereka itu bukanlah golongan
hamba_KU melainkan golongan para musyrikin, munafiqin, dan kafirin. ALLAH ternyata
tidak berhenti di sini dalam menyambut jiwa yang tenang itu, ALLAH selanjutnya
mempersilahkan masuk ke dalam surga yang abadi selama-lamanya.


Sungguh beruntunglah orang yang memiliki jiwa yang tenang, ia akan memperoleh tiga
kenikmatan besar tatkala pulang memenuhi panggilan_NYA.
Pertama disambut dengan keridhoan ALLAH.
Kedua dimasukkan ke dalam golongan-golongan hebat, dan ...
Ketiga adalah masuk surga.
Apalagi yang kita impikan dalam hidup kita ini kalau bukan ketiga hal ini.


Semoga kita termasuk jiwa yang dipanggil dengan sebutan jiwa yang tenang.
Jiwa yang dikasihi ALLAH. Jiwa yang dimasukkan ke dalam surga_NYA ALLAH ...

Aamiin.

♥♥ Wahai Jiwa-jiwa Pendosa !! ♥♥


Sepanjang sejarah kehidupan kita, tentu ada masa-masa yang kita kenal dengan masa jahiliyah. Masa di mana diri kita jauh dari ALLAH, masa di mana diri kita terpuruk ke lembah nista.
Masa di mana keburukan sudah menjadi hal yang biasa, sedangkan kebaikan menjadi sesuatu yang sulit kita lakukan.

Ada kalanya kita berpikir untuk mentas dari jurang kenistaan tersebut. Namun, rasanya sulit sekali. Kebiasaan-kebiasaan yang merusak masih saja melekat pada diri. Bayang kelam dosa masa lalu sewaktu-waktu datang menghantui. Seolah-olah tidak ada kesempatan lagi bagi kita untuk kembali ke jalan_NYA.

MULUT ini masih sering menggunjingkan sesama.
MATA ini susah untuk dipalingkan dari hal-hal yang haram.
TELINGA ini terbiasa mendengarkan sesuatu yang dilarang.
KAKI ini masih terdorong untuk melangkah ke tempat-tempat maksiat.
HATI ini terlalu kotor dengan prasangka dan niat-niat buruk.
Belum lagi aurat yang diumbar dan kemaluan yang tidak dijaga.
Bagaimana kita bisa lepas dari itu semua?

“Katakanlah : ‘Hai hamba-hamba_KU yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rahmat ALLAH. Sesungguhnya ALLAH mengampuni
dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya DIA-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

[Az-Zumar : 53]

Islam adalah agama fitrah. Islam tidak menafikkan kelalaian atau khilaf yang dilakukan oleh manusia. Islam tidak menuntut umatnya untuk ma’shum (tanpa dosa –dosanya telah diampuni-), karena yang diberikan anugerah ma’shum hanyalah para Anbiyaa’. Meskipun ada yang belum sanggup untuk lepas dari dosa-dosa tersebut, ALLAH memerintahkan kita untuk tidak berputus asa dari rahmat_NYA.

Rasulullah SAW bersabda :
“Kalian adalah makhluk yang berbuat salah. Dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah mereka yang mau bertaubat.” [HR Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, dan Ad-Darimy]

Ya, masih ada pintu pertaubatan untuk kita. Bahkan ada kalanya kita perlu bersyukur karena masih bisa merasakan nistanya dosa. Ada salah seorang salaf berkata, “Berapa banyak maksiat yang memasukkanmu ke dalam syurga, dan berapa banyak amal ketaatan yang memasukkanmu ke dalam neraka.”

Jika perbuatan dosa membuat seorang hamba merasa hina, hancur hatinya, menangis, mengiba, beristighfar, dan menyesal, maka itu lebih baik daripada amal ketaatan yang membuat pelakunya menjadi sombong, ujub, congkak, tinggi hati, meremehkan sesama, dan memandang rendah orang lain.

Ada sebuah kisah tentang seorang ahli maksiat yang menjelang wafatnya berpesan agar mayatnya dibakar, agar abunya bisa dibuang ke laut untuk menghindari siksa kubur. Ahli maksiat ini menjelang hidupnya sangat takut dengan hisab Allah ‘azza wa jalla. Karena rasa takutnya itulah Allah pada akhirnya mengampuninya dan memasukkannya ke syurga.

Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu pernah berkata;

Sesungguhnya ikatan simpul Islam akan pudar satu persatu manakala di dalam Islam terdapat orang yang tumbuh tanpa mengenal jahiliyah.”

DR. Fathi Yakan dalam bukunya Apa Bentuk Komitmen Saya Kepada Islam (Terj.) menuliskan bahwa salah satu cara mengabdikan diri untuk Islam adalah dengan mengetahui hakikat jahiliyah dengan memahami segenap pemikiran, aliran, dan strateginya. Juga dengan membongkar kelemahan dan kekurangannya, mengenali bahaya dan dampaknya, agar tidak terperosok ke dalamnya, sekaligus membuat persiapan yang baik untuk menghadapi dan mengatasinya.

Ada rahasia mengapa ALLAH memilih Rasulullah Muhammad SAW sebagai pengemban risalah kenabian, yang notabene berasal dari kaum yang terkenal kejahiliyahannya. Andai Rasulullah diturunkan di tempat yang sudah madani, barangkali seperti yang dikatakan Umar bin Khattab, ikatan simpul Islam akan telepas satu-persatu karena tidak mengenal jahiliyah, tidak mengenal apa yang harus diubah, tidak mengenal apa yang harus diperangi, tidak mengenal apa yang harus dihindari, dan tidak mengenal apa yang harus dibuang jauh-jauh dari umat ini.

Wahai jiwa-jiwa pendosa! Barangkali diri kita sekarang masih bergelimang maksiat. Namun, siapa tahu, setelah ini kitalah yang menjadi pelita atas kegelapan yang menyebar di seluruh penjuru dunia. Tetaplah menyesal karena dosamu. Karena mungkin, secara perlahan jiwa suci itu bangkit dan merubah arah hidupmu!

“Ya Tuhanku, Sesungguhnya aku telah Menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku.” [Al-Qashshash : 16]

Rabu, 04 April 2012

♥♥ Beristirahatlah ... Wahai Jiwa ... ♥♥


Hidup diartikan sebuah kelelahan dan kepenatan
Lelah dan penat karena kita dipaksa harus mampu terus berjalan
Tak ada hak untuk berhenti
Dan siap menyapa hiruk pikuk sukacita sampai kesedihan.
Ia seperti ban berjalan dalam rangkaian roda industri
Hingga akhirnya semua terkemas rapih
Hingga akhirnya semua menjadi aus, usang dan terkubur entah dimana.
Inilah sejatinya kehidupan ...

Maka mengingat kematian adalah sebuah tarikan nafas secara perlahan,
menenangkan batin bahwa pada suatu waktu kita akan beristirahat.

beristirahatlah wahai jiwa ...
beristirahatlah wahai nafsu ...
beristirahatlah wahai ruh ...
beristirahatlah dari semua yang kehancurannya tinggal menunggu
hitungan jari Ar Rahman ...

Wahai Jiwa


Jiwa
Ingin ku bercengkerama denganmu
Bukan untuk mengajakmu bercanda
Bukan pula untuk merenungi megah dan indahnya dunia

Wahai jiwa
Ada yang ingin ku tanya
Mengapa begitu sulit engkau tersentuh?
Telah mengeraskan engkau?
Telah membatukah engkau?

Kapan?

Kapan kau terakhir kali menangis?
Kapan terakhir kali kau bersimpuh
Merengek-rengek di hadapan Rabb_MU
Kapan terakhir kali kau bangun di malam yang dingin
Malam yang membuat setiap bulu kuduk merinding
Kapan kau terakhir kali mambasuhkan air di wajahmu kala malam itu?
Kapan pula tekahir kali kau tertunduk khusyu’ dalam sujudmu
Meronta dengan doa-doa yang membuat jiwa semakin merasa berdosa?


Tidahkah kau ingat,

Kala Nabi Adam ‘Alahissallam bersimpuh, bertaubat kepada Rabb_NYA ...

"Robbanaa dzalamnaa anfusanaa wa in lam taghfirlanaa wa tarhamnaa
la nakunanna minal khosiriin …"


Ingatlah ketika seorang ayah yang telah tua renta
Berpesan kepada anaknya ketika dia hendak menghembuskan nafas terakhirnya

"Wahai anakku, ke sinilah
Aku ingin berpesan kepadamu ...
Saat ayah meninggal nanti,
Bakarlah jasadku
Lalu kumpulkanlah abu pembakaraan itu,
Buang setengahnya di pegunungan ...
Lalu buang pula setengahnya lagi ke lautan luas ..."

Saat sang anak bertanya,

"Wahai ayah, mengapa engkau memerintahkan hal itu?"

Tak pula dia bergumam, sang ayahpun hanya berharap
agar sang anak yang berbakti melakukan hal itu

Ketika semua telah berlalu, ketika sang anak telah melaksanakan perintah sang ayah, kala itulah dengan kuasa_NYA, ALLAH mengumpulkan seluruh abu yang merupakan jasad dari si tua renta itu.

DIA-lah yang mampu membangkitkan kembali hamba yang telah meninggal dalam bentuk apapun, dan di manapun dia berada …


Saat sang hamba menghadap Rabbnya, dia pun ditanya ...

"Wahai hambaku, mengapa engkau melakukan hal itu?"

Seketika itu menangislah sang hamba,

"Ya ALLAH, saya takut …
Saya Takut dengan dosa-dosa yang telah banyak saya lakukan ...
Saya bergelimang maksiat saat di dunia …
Dan saya takut ketika harus menghadap_MU dalam keadaan bermaksiat …"

Dan, Hanya ALLAH-lah Tuhan yang Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang …


Wahai, Jiwa

Tidakkah engkau pernah mendengar, ALLAH Ta'ala berfriman kepada Hambanya …

"Wahai anak Adam, selagi engkau meminta dan berharap kepada_KU,
maka AKU akan mengampuni dosamu dan AKU tidak pedulikan lagi.
Wahai anak Adam, walaupun dosamu sampai setinggi langit,
bila engkau mohon ampun kepada_KU, niscaya AKU memberi ampun kepadamu.
Wahai anak Adam, jika engkau menemui AKU dengan membawa dosa sebanyak
isi bumi, tetapi engkau tiada menyekutukan sesuatu dengan AKU, niscaya AKU
datang kepadamu dengan (memberi) ampunan sepenuh bumi pula."
[HR. Tirmidzi, Hadits hasan shahih]


Lalu, apa lagi yang membuat hati tak tergugah wahai Jiwa?
Jangan biarkan engkau selalu terpuruk dengan keadaanmu ini..
Karena tak ada yang bisa menjamin,
Engkau kembali menghadap Rabbmu dalam keadaan bersih tanpa dosa dan noda …



...Di ujung kegersangan jiwa...

♥♥ Hidup itu di ibaratkan sebuah "KAPAL" ♥♥



Landasan kapal di ibaratkan "KEPERCAYAAN"
Dayung kiri adalah "KEJUJURAN"
Dayung kanan adalah "KERJA KERAS
Agama adalah "KOMPAS"
Layar adalah "KEKUATAN"
Tuhan adalah "PELITA"
Ombak dan Angin adalah "MASALAH"
Ikan adalah "HARTA dan CINTA"   

Saat kita sedang berlayar mencari ikan ...
Kita tidak dapat menghindari ombak dan angin yang keras ...
Kita hanya dapat bertahan dan berjuang untuk tidak tenggelam ...

Saat ombak menghantammu ...
Gunakan layarmu, gunakan kompas untuk mengetahui dimana posisimu ...

Jangan biarkan landasan kapalmu bocor ...
Dayung sekuat tenaga ...
Dan jangan lupa sebuah Pelita dapat menyelamatkan Hidupmu ...

Tanpa sebuah pelita kapalmu akan Gelap dan kau tidak akan dapat melihat daratan ...

Selamat berkarya dalam "KAPAL KEHIDUPAN kita masing-masing ...
( ˆ⌣ˆ )

Selasa, 03 April 2012

♥♥ BERSABARLAH ♥♥


Tak peduli seberapa pahitnya kehidupan kita dimasa lalu,
Kita bisa memulainya lagi dengan HARI INI ...
Karena hari ini adalah LEMBARAN BARU ,,,

Orang yang HEBAT bukanlah orang yang sukses dalam segala hal ,,,
tapi mereka yang mampu mengoptimalkan hari ini dengan apa yang ada ditangannya,
dan ,,, LALU MENGUCAP SYUKUR ,,,


Ketika kerja kita tdk dihargai,
saat itulah kita belajar tentang KETULUSAN.

Ketika usaha kita dinilai tdk penting,
saat itulah kita belajar tentang KEIKHLASHAN.

Ketika hati kita terluka sangat dalam,
saat itulah kita belajar tentang MEMA'AFKAN.

Ketika kita harus lelah dan kecewa,
saat itulah kita belajar tentang KESUNGGUHAN.

Ketika kita merasa sepi dan sendiri.
saat itulah kita belajar tentang KETANGGUHAN

Ketika kita harus membayar biaya yg sebenarnya tdk perlu kita tanggung,
saat itulah kita sedang belajar tentang BERMURAH HATI.

Tetaplah sabar. Teruslah bersemangat..!!
Selalulah tersenyum!
Teruslah belajar dari pengalaman,
karena kita sedang... menimba ILMU KEHIDUPAN..!

ALLAH Subhanallahu wa ta’ala menaruh kita ditempat kita sekarang ini
bukan karena Kebetulan..!!
Akan tetapi DIA punya maksud yang TERINDAH utk kita

Aku minta kepada Allah setangkai bunga segar,
Allah memberiku kaktus berduri ..

Aku minta kepada Allah hewan mungil nan cantik,
Allah memberiku ulat berbulu ..

Aku sedih, kecewa dan bertanya tanya ..
Betapa tidak adilnya Allah kepadaku.

Namun seiring dengan berjalannya waktu ..
Kaktus itu berbunga indah ..
bahkan sangat indah.
Dan ulat berbulu itu tumbuh dan berubah, menjadi kupu kupu yang amat cantik ..

"Sesungguhnya diantara hamba-hambaKU ada yang imannya tidak menjadi baik kecuali dengan kefakiran. Jika AKU lapangkan rezekinya, maka imannya akan rusak.

Diantara hamba-hambaKU ada yang imannya tidak menjadi baik melainkan dengan kondisi kaya. Jika AKU membuatnya fakir, pasti imannya rusak.

Diantara hamba-hambaKU ada yang imannya tidak menjadi baik melainkan dengan kondisi sakit. Seandainya AKU sehatkan, imannya pasti rusak.

Inilah jalan Allah ..
Semua indah pada waktunya ..
Allah tidak memberi apa yang kita inginkan,
Tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan.. Subhanallah.

Aku mengatur hamba-hambaKU dengan pengetahuanKU terhadap apa yang ada dalam HATI mereka.

Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui Lagi Maha Lembut."

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.?"

♥♥ KARENA ALLAH LEBIH TAHU ... ♥♥

Kita gak berpegangan tangan seperti mereka ...
KIta gak berduaan dan bercanda mesra ...
Kita juga jarang berSMS dusta yang membuang buang pulsa ...
Juga gak melafazkan kata cinta berbalas-balasan ...
Bahkan sering ada jarak antara kita ... dan ada berbagai batasan ...
Kita ini berpacarankah ...??

Kita ini gak sering berhubungan ...
Tak ada bicara manis dibibir ... dan masing-masing sibuk dengan diri untuk dipersiapkan ...
Kita ini berpacaran ...??

Ya ...
Kita sedang berpacaran ...
Cuma bukan dengan cara dan definisi mereka ...
Tapi dengan cara dan definisi_NYA ...
Belum waktunya untuk melampaui batas yang ada ...
sekarang adalah waktu untuk mempersiapkan diri kita ...

Manisnya hubungan bukan pada pegangan tangan ...
Juga bukan pada bicara kata kata yang manis ...
Tapi dengan hubungan kita terhadap Tuhan ...
Dan sejauh mana kita bisa menjaga pasangan dari neraka ...

Nanti Jika bersama ...
Kita bukanlah keluarga biasa ...
Bahkan pasangan yang siap untuk menembus syurga_NYA ...


Ya ALLAH ...
Jika dia bukan untukku ...
Jika dia bukan jodohku ...
Maka berilah pengganti yang lebih baik untuknya ...
Dan bantulah aku untuk memperbaiki diriku ...

Ya ALLAH ...
Jika ini belum waktunya ...
Jika ini belum saatnya ...
Jarakkan kami ... Pisahkan kami ...
Agar kami jauh dari dosa dan perkara yang sia-sia ...
Agar kami tak mengundang murka_MU ...
Agar kami dapat lebih menjaga hati ...

Dan ...
Bila doaku didengar ...
Bila permintaanku KAU kabulkan ...
Bila waktu membina ... jarak yang memisahkan ...
Bila waktu membina ... tembok yang merenggangkan ...
Bila kami semakin jauh ... Ingatkan aku tentang doaku yang lalu ...

Ya ALLAH
Bila itu terjadi ...
Yakinkan aku Bahwa doaku didengar ...
Bahwa KAU sedang merencanakan ... yang terbaik buat ku hambamu ...

Bantulah aku menjalani hari hari ...
Bantulah aku menerima ketentuan dengan ketabahan ...
Agar terhapus semua kesedihan dan kekecewaan ...

...“karena ALLAH lebih tahu …”

About Me

Foto saya
@ Tuhan, Saat aku meyukai seorang teman, Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir, Sehingga aku akan tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir. @ Tuhan, Ketika aku merindukan kekasih, Rindukanlah aku kepada yang rindu kepada cinta sejati-MU, Agar kerinduanku kepada-MU semakin menjadi. @ Tuhan, Jika aku hendak mencinta seseorang, Temukanlah aku dengan orang yang mencintai-MU, Agar bertambah kuat cintaku pada-MU. @ Tuhan, Ketika aku sedang jatuh cinta, Jagalah cinta itu, Agar tidak melebihi cintaku pada-MU. @ Tuhan, Ketika aku berucap aku cinta padamu, Biarlah kuakatakan kepada yang hatinya tertaut pada-MU, Agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karena-MU.