Tampilkan postingan dengan label KEBAHAGIAAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KEBAHAGIAAN. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Januari 2012

.♥♥. "AKU, WANITA PALING BAHAGIA" .♥♥.


Assalamu'alaikum Wr. Wb.


Kebahagiaan tetaplah rahasia Ilahi.
Meskipun Sejuta Manusia menggapai langit dan menggali bumi demi kebahagiaan sejati.

Keyakinan terhadap takdir, menjunjung manusia kearah ketabahan, kepasrahan dan keteduhan hati. Keikhlasan, bak mutiara terpendam, menyorotkan cahaya pasrah, menyambut keridhaan Ilahi.

Peneladanan terhadapmu, wahai Nabiku, seringkali menggeser segala kesukaan kami terhadap segala penghuni bumi. Itulah sebabnya, kehambaan kami bertahan hingga kini.

Saudari Muslimah, berbahagialah dengan takdirmu.Niscaya keabadian Menghampirimu dengan segala keindahannya.

Saudari Muslimah, berbahagialah dengan keislamanmu, Niscaya Surga dunia, juga Surga Akhirat, berkenan menyambutmu 

*****
Berbahagialah, karena keimananmu selalu menggenapkan 
janji-janji bahagia.
Berbahagialah, karena segala keindahan tertata indah dibalik keimananmu.
Berbahagialah, karena wanita beriman tidak pernah meninggalkan dunia dgn  sia-sia.
Berbahagialah, karena kejayaan itu langkah demi langkah makin  menghamipirimu.
Berbahagialah, karena iman dan kebahagiaan ibarat sepasang saudara kembar, yang tak terpisahkan selamanya.

Berbahagialah, karena iman masih didalam hati, takkan ada yang dapat mengusikmu 

   
*****
Semangat hidup selalu datang, saat saudari 
barbaik hati dengan suami tercinta.
Langit-langit kehidupan, terasa sejuk menyirami hati, bila jiwa leluasa menggapai cita-cita.

Berbahagialah, saat ALLAH memberi kecukupan dengan karunia yang mungkin
terlihatapa adanya.
Berbahagialah, karena dibalik duniapun, banyak kaum fakir yang lebih menderita.
Berbahagialah, karena kita memang ditakdirkan untuk menikmati kehidupan kita.
   
*****
Aku amat bahagia, meski gemuruh derita membahana bak gelombang pasang.
Aku amat bahagia, meski deru musibah tak pernah berhenti menerjang.
Aku bahagia, meskipun aku tidak mengerti; apa itu bahagia.
Aku bahagia, saat ujung sajadahnya basah karena tetesan air mata.
Aku bahagia, saat segala takdir kuterima dengan pasrah.
Aku bahagia, saat rezeki yang bersahaja kupandang sebagai anugrah tak terkira.
Aku bahagia, saat orang percaya atau tidak percaya, bahwa aku bahagia
   
*****
Saudari muslimah, terkadang kebahagiaan datang menyelinap, saat kita tidak menyadarinya. Karena tak seorangpun yang mengetahui, dimana kebahagiaan itu berada.

Tak seorangpun yang mampu mengungkapkan  “Arti kebahagiaan sesungguhnya”.
   
Tataplah ke kehidupanmu, dengan keutuhan seorang hamba. Penghambaan sejati adalah awal bahagia

*****
Berbahagialah, karena engkau ditakdirkan sebagai muslimah.
Berbahagialah, karena Surgamu adalah hidup bahagia.
Berbahagialah, saat duniamu menjadi Surga.

Berbahagialah, saat di alam Surga kelak engkau ditemani sang 
bidadara.
Berbahagialah, karena engkau adalah Surga.
Berbahagialah, karena engkau menjadi kabar gembira.

Dari sini, kami menanti jawabanmu,
Kapan engkau menjadi kebahagiaan kita bersama?

*****
Senyumanmu, menjanjikan harapan bahagia.
Ketaatanmu, menjadi symbol ketentraman jiwa.
Keteguhanmu, bahkan menjadi pegangan kita bersama.

Saudari Muslimah, berbahagialah!
Kebahagiaan itu ada disisimu, saat setiap orang sibuk mengejarnya.
   
Saudari Muslimah, berbahagialah!
Kebahagiaan itu menyeruak indah dari lubuk hatimu, saat kami kebingungan mencarinya

*****
Berbahagialah, kala keagungan Islam memandumu menuju bahagia.
Berbahagialah, saat ajaran demi ajarannya mengikatmu dengan keteduhannya
Berbahagialah, saat banyak wanita gagal menggapai bahagia.
Berbahagialah, karena ALLAH memilihmu menjadi piranti bahagia.
Berbahagialah, karena ALLAH tidak pernah melupakan keberadaanmu, tak pernah lupa bahwa engkau DIA ciptakan untukada.

*****
Dimasa kecilmu, sang ibu membelaimu dengan penuh kasih, menceritakan kepadamu kisah" indah, Sehingga engkau terlelap manja.
   
Dimasa remajamu, ALLAH menganugerahimu kecantikan, keceriaan dan teman" yang lincah menggoda.

Saat engkau dewasa, engkau diberi kesempatan membahagiakan dirimu, saudara"mu dan kedua orangtuamu.

Dimasa pengantinmu, sang suami membelaimu, sehingga kembali engkau terlelap dengan manja

Berbahagialah, karena islam menyelimutimu dengan 
ribuan piranti bahagia.
Berbahagialah, saat banyak wanita kafir didera derita demi derita.
Berbahagialah, karena derita sekalipun, bagimu adalah awal bahagia.
   
*****
Saudariku, berbahagialah 
Karena kekayaanmu adalah harta yang tak mungkin terenggut paksa.
   
Berbahagialah 

Karena kehormatanmu adalah batu mulia yang berkilau selamanya.
   
Engkau kaya, karena engkau bahagia 
Engkau terhormat, karena engkau bahagia 
Milikmu ada dalam lubuk sanubarimu, menjuntai dan menawarkan buah" kasih, daun" cinta.

Ketabahanmu, rasa syukurmu, ketawakalanmu, keikhlasanmu, sikap teguhmu, kepuasanmu,  Tak lain adalah kekayaan dan kehormatan sepanjang masa

Meski, ajal menjemput jiwa 
Meski, raga seolah terpenjara di dunia 
Meski, berjuta orang menuding, ah, dasar kampungan!

Tidak mengapa
Di sudut" kampung itulah, berkumpul sejuta bahagia.
   
*****
Saat hari"mu terenggut kenistaan,
Saat ketentraman terusik melanggar kehambaan,
Saat banyak orang menertawaimu,
Saat banyak orang berkerumun meneriakimu sebagai wanita kotor,

Ternyata, kebahagiaan tidak pernah lenyap selamanya.
Taubatmu menghapuskan segala nista.
Ibadahmu, dzikirmu, shalatmu, semuanya, membuatmu tak lagi sengsara.

Saudariku, tataplah masa depan dengan lapang dada.
Kesalahan kemarin itu, anggaplah sebagai cobaan  Agar engkau lebih dewasa..
   
*****
Berbahagialah saat mimpi" indah itu menjadi kenyataan.
Disamping seorang suami yang setia, Engkau bersimpuh mensyukuri kebahagiaan.

Tahukah saudari, bahwa apa yang engkau rasakan, Adalah impian berjuta wanita?

Tahukah saudari, bahwa apa yang engkau rindukan.
Justru sampah yang terbuang dari kebanyakan wanita di dunia?
   
Kebebasan, jabatan, kedudukan, pujian, hak"
kesamaan, Telah mengubur mimpi wanita, mengubur banyakharapan.
Berbahagialah di rumahmu, karena engkau ibarat ratu dirumahmu, engkau dikenal sebagai wanita.

*****
Kebahagiaan tercipta, karena kita mampu menahan derita.
Kebahagiaan menyertai kita, karena kita menang melawan duka dan lara.
Kebahagiaan itu ada, karena kita diciptakan untuk bisa menyelesaikan segala persoalan yang ada.

Berbahagialah, karena ALLAH memberi kita kesempatan untuk menghamba.
Berbahagialah, karena banyak orang yang bermaksiat dengan rasa bangga.
Sementara kita mengutip bahagia dibalik derita.

Saudari Muslimah, berbahagialah, karena tak ada yang melarang kita untuk tetap berbahagia



*****


Sumber :
Untaian kata-kata indah yang dikutip dari buku :
"AKU, WANITA PALING BAHAGIA"
(Sapa Takwa Menuju Bahagia)
Oleh : Abu Umar Basyir

.♥♥. Akulah Wanita Yang Paling Bahagia .♥♥.

• Jika aku mendirikan solat dan berpuasa dengan taat dan khusyuk ...
Akulah wanita yang paling bahagia
 ...

• J
ika aku berjilbab, pemalu, anggun lagi berkeperibadian kukuh ...
Akulah wanita yang paling bahagia
 ...

• J
ika aku selalu belajar dan menelaah dengan penuh kesabaran dan kelurusan hati ...
Akulah wanita yang paling bahagia
 ...

• J
ika aku memenuhi janji dan memegang amanah, jujur dan mempercayai kebenaran ...
Akulah wanita yang paling bahagia
 ...

• J
ika aku seorang penyabar, selalu berharap akan pahala ALLAH,
bertaubat dan kembali ke jalan_NYA ...
Akulah wanita yang paling bahagia
 ...

• J
ika aku selalu berzikir, bersyukur, berdoa lagi penuh kesedaran ...
Akulah wanita yang paling bahagia
 ...

• J
ika aku meneladani Asiah, Maryam dan Khadijah ...
Akulah wanita yang paling bahagia
 ...

• J
ika aku mendidik calon-calon pahlawan dan mencetak calon" tokoh yang terkemuka ...
Akulah wanita yang paling bahagia
 ...

• J
ika aku menjaga nilai-nilai dan memelihara suri teladan ...
Akulah wanita yang paling bahagia
 ...

• J
ika dengan senyumanku yang cantik, yang mengirimkan cinta dan mengutuskan
kasih sayang kepada orang lain ...
Akulah wanita yang paling bahagia
 ...

• J
ika dengan tutur kataku yang baik, dapat menjalinkan persahabatan yang di anjurkan
syari'at dan menghapuskan semua rasa dengki ...
Akulah wanita yang paling bahagia
 ...

• J
ika dengan dermaku yang membahagiakan si miskin, menyenangkan orang fakir, mengenyangkan perut yang lapar ...
Akulah wanita yang paling bahagia

• J
ika dengan kesediaanku duduk bersama Al-Quran seraya membaca, merenungi dan mengamalkannya sambil bertaubat dan beristighfar ...
Akulah wanita yang paling bahagia
 ...

• J
ika dengan banyaknya ku berzikir, memohon ampun, rajin berdoa
dan suka memperbaharui taubatku ...
Akulah wanita yang paling bahagia
 ...

• J
ika dengan mendidik anak-anakku dengan agama, mengajarkan sunnah Nabi dan
memberi petunjuk tentang apa-apa yang bermanfaat bagi mereka ...
Akulah wanita yang paling bahagia
 ...

• J
ika dengan berteman bersama wanita-wanita yang baik dari kalangan mereka
yang mempunyai rasa takut kepada ALLAH, menyukai pengamalan agama dan
menghormati norma-norma etika ...
Akulah wanita yang paling bahagia 
...

• J
ika dengan berbuat baik kepada kedua orang tuaku, menyambung persaudaraan,
menghormati tetangga dan menyantuni anak yatim ...
Akulah wanita yang paling BAHAGIA 
...


Jika aku meletakkan rasa cintaku yang utama ke atas Sang Pencipta Yang Maha Berkuasa ...


[ For My Lovely Daughter "Mba'Achy dan De'Anggie" ]

Senin, 07 Maret 2011

♥♥ MERENDA KEBAHAGIAAN ♥♥

Aku berkata kepada seorang teman, “Kau lihatkah perempuan itu yang bersandar dilengannya? Kemaren dia bersandar di lenganku”
Lalu ia berkata: “Esok ia akan bersandar di lenganku”.
Aku berkata lagi, “Lihat itu perempuan yang tengah duduk disampingnya;
Kemaren dia duduk disebelahku.”
Ia lantas berujar :”Esok ia akan duduk disampingku”
Dan aku berkata,: Tidakkah kau lihat perempuan itu sedang minum dari pialanya?
Kemaren ia menyesap dari pialaku.”
Ia berkata lagi, :Esok ia akan minum dari pialaku.”
Aku berkata, “Lihat bagaimana ia memandang lelaki itu dengan penuh cinta!
Dan persis dengan pandangan seperti itu kemaren ia memandangku.”
Temanku itu pun berkata : “Esok ia akan memandangku seperti itu juga.”
Lalu aku berkata, : “Dengarkan bisikan senandungnya yang penuh cinta di telinga lelaki itu. Kemaren ia senandungkan itu di telingaku. “
Ia berkata : “Esok ia akan menyenandungkannya di telingaku “.
Aku berkata, : “Lihat ia sedang memeluk lelaki itu, kemaren dia memeluk diriku.”
Ia berkata : “Esok ia akan berada dalam dekapanku”
Aku berkata, : “Betapa anehnya perempuan itu !”
Temanku menjawab : “DIALAH KEHIDUPAN.”
 
(Kahlil Gibran)

***

Tiada yang abadi…
Yang abadi adalah perubahan itu sendiri
Ketika tapak-tapak telanjang menyusuri hari, yang terbayang hanya kehidupan….kebahagiaan… bukan kesengsaraan dan kesedihan… .
dimana kehidupan…? Bagaimana mengisi kehidupan….

Apakah dengan menangisi hari-hari kemaren yang penuh dengan kesengsaraan, 
kegelapan, dan kebencian.
Ataukah mengisi dengan cinta tanpa arah, 
cinta yang penuh tipu daya yang menyesatkan? 
Bayang-bayang fatamorgana yang dari kejauhan begitu memikat, 
menjanjikan kemesraan, keindahan yang memabukkan, 
dikejar-kejar namun tak kunjung terjangkau..
Atau mengisi dengan cinta suci Tuhan yang menjanjikan ketentraman, 
ketenangan dan kebahagiaan?
Hidup adalah hari ini, bukan kemaren atau esok. 
Hari kemaren telah berlalu, yang bisa diambil darinya hanyalah 
pelajaran untuk lebih hati-hati melangkah kedepan.
Sedangkan hari esok belum tentu ada , tanpa kepastian, 
baru dalam angan dan bayang- bayang. . Hidup itu hari ini!.
Hidup harus diisi dengan kebahagiaan. Kebahagiaan yang hakiki…

“Kita ditakdirkan untuk bahagia tapi dikondisikan untuk susah”
Tapi kondisi tersebut tidak mesti membuat kita bersedih. 
Apapun yang terjadi pasti ada sisi baiknya. 
Walau satu titik kebaikan. Tergantung bagaimana kita mensikapinya. 
Maka fokuskan pikiran kita ke yang baik tersebut sehingga timbullah rasa syukur.
Apapun yang menimpa kita pasti yang terbaik. 
Kalau susah kita sabar dapat pahala. 
Kalau syukur ditambah rahmatnya..
Kalau miskin Alhamdulillah nanti diakhirat tidak dihisab, 
Kalau kaya Alhamdulillah bisa banyak beramal dengan kekayaannya.

Bila hati sedih dan gelisah segera introspeksi 
itu tandanya kita melakukan kesalahan dan dosa. 
Maka kita jadikan kegelisahan untuk menuju taubat.
Ketika bertaubat Allah akan gembira 
( Karena Allah berbahagia melihat hambanya yang bertobat). 
Ketika Allah sudah berbahagia , Allah Ridha. 
Saat itulah akan muncul ketentraman dan ketenangan jiwa. 
Saat itulah akan terbuka segala pintu kebaikan.

“Apabila kamu mendapat kenikmatan, maka peliharalah ia, jangan sampai sirna. 
Karena dosa-dosa akan membuatnya sirna. 
Peliharalah nikmat itu dengan ketaatan pada Tuhan sekalian hamba”

Jadi… apalagi yang harus membuat kita bersedih? 
Semua nikmat dan rahmat ada didepan mata. 
Bukankah hidup didunia ini hanya sementara? 
Sebagai tempat persinggahan untuk mencari bekal pada kehidupan yang sebenarnya,
yang lebih kekal di kampung akhirat nanti?
Apa yang kita miliki sekarang ini hanyalah titipan dan sebagian milik orang lain.
Hidup semata-mata adalah saluran berkah bagi orang lain. 
Kebahagiaan datang ketika kita bisa membuat orang lain bahagia. 
Ketika kita bisa membuat orang lain tersenyum. 
Tersenyum untuk membuat orang yang susah tersenyum.
Persembahkanlah yang terbaik untuk kehidupan. 
Bersikaplah optimis, berfikir positif. 
Jauhkan pikiran-pikiran negative. 
Karena pikiran negative hanya akan menguras energi untuk melemahkan kita. 
Jauhkan prasangka, seringkali prasangka itu hanya menjebak hati 
untuk mengembara ke hal-hal yang belum tentu terjadi, 
bahkan jauh dari hal yang sebenarnya.
Berbuatlah ! jangan takut gagal. 
Orang yang gagal adalah orang yang tidak pernah berbuat. 
Tidak ada istilah kegagalan bagi kita. 
Bukankah kegagalan itu sendiri suatu keberhasilan? 
Berhasil untuk gagal. Berhasil merasakan bagaimana rasanya kegagalan. 
Pada akhirnya kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. 
Coba dan coba lagi. ..
Carilah jalan mendaki, menyediakan semua yang kita punya untuk memberi dan berbagi, 
Apakah berupa harta, nasehat, motivasi atau dari diri sendiri.
Hiduplah sederhana jangan bermegah-megah karena 
kemewahan yang kita miliki tidak menjamin akan 
mendekatkan diri kita kepada Allah, 
akan memberikan kesempatan kita untuk beribadah.
Bahagiakan keluarga, bahagiakan orang lain, bahagiakan diri sendiri. 
Kebahagiaan ada di dalam hati. 
Bersihkan cermin hati, sebab harga diri seseorang dimata Allah 
dilihat dari kualitas hatinya, Miliki hati yang selamat, 
yaitu hati yang bersih, hati yang suci, hati yang hidup, hati yang kaya dan ikhlas.

Betapa sebenarnya. harga diri seseorang adalah seberapa pentingnya dia bagi orang lain.
Jadilah pribadi yang spontan, pribadi yang hebat, dengan menghebatkan orang lain.
Semua perjalanan adalah perjalanan kejiwaan. 
Carilah jalan-jalan kebaikan. Sehingga orang yang berjalan dijalan 
kebaikan sebetulnya berjalan bersama Tuhan.
Kesulitan adalah biaya untuk mencapai kebesaran.
Penyesalan adalah luka yang mendidik,
tetapi membayangkan penyesalan yang belum terjadi adalah sesuatu yang memesrakan.
(MT)

Oh, betapa semuanya itu benar, nasehat- nasehat yang menuntun 
agar kita selalu bersyukur untuk mencapai kebahagian. 
Berbahagia untuk menghilangkan kesedihan. 
Tidak ada gunanya bersedih karena kita ditakdirkan untuk berbahagia.

Kelihatannya begitu mudah, begitu gampang, begitu sederhana. 
Pelaksanaannya tidaklah semudah diucapkan. Tapi pasti bisa….
Untuk mencapai semua itu tidak terlepas dari “tujuan” dan “niat”.
Berniatlah untuk berbahagia dan latihlah diri mengisi 
setiap kesempatan untuk melakukan kebaikan. 
Lalu iringi dengan Tip nya AA GYM dengan 3M nya, 
“Mulai dari diri sendiri, Mulai dari yang kecil dan Mulai sekarang juga”.
Kemudian iringi dengan doa lalu berserah diri pada Allah SWT.

Ayo… saatnya kita berbahagia…. 
Jangan bersedih karena kita ditakdirkan untuk berbahagia… 
Bukan untuk bersedih.
Carilah kebahagiaanmu dengan membahagiakan orang lain
Carilah kesenanganmu dengan menyenangkan orang lain
Jadilah lentera kehidupan.
Daripada mengutuki kegelapan lebih baik ambil sebatang lilin dan nyalakan 
(Stephen Covey).
 

Selamat berbahagia…

♥♥ MERAIH KEBAHAGIAAN ♥♥

Tiada suatu kebahagiaanpun
yang lengkap bagi seseorang.
Dan tiada suatu kebaikanpun
yang sempurna bagi seseorang

Usirlah semua kesedihan dengan menyebut nama ALLAH
Yang bergantung padanya segala sesuatu
Dan hindari serta jauhilah hawa nafsu yang melenakan

Jangan biarkan ada sisi gelap dalam kehidupan anda
Karena cahaya itu sudah ada
Dan Anda hanya perlu memijit tombol
Untuk menyalakan penerangan

Kesulitan sekeras apapun akan terasa ringan
Dengan adanya senyuman dari orang yang terpercaya

Sesungguhnya kebahagiaan itu
Ada dalam diri Anda
Karenanya sudah seharusnya Anda mengerahkan-
jerih payah anda untuk memperbaiki diri sendiri

Jalan menuju ALLAH adalah sebaik-baik jalan

Adakalanya jiwa ini mengeluh
Karena musibah yang menimpanya
Padahal ada jalan keluarnya-
Semudah membuka ikatan

Sesungguhnya kita memerlukan harta untuk hidup
Tetapi bukan berarti kita harus hidup demi harta

Jauhkanlah pikiran anda dari semua yang rendah
Lagi tiada harapan bagi keberadaannya
Pusatkanlah pikiran anda pada kesuksesan
Niscaya anda tidak akan ragu dalam melangkah

Anggaplah setiap hari sebagai usia yang baru
Jika engkau berjuang meraih kemuliaan
Janganlah puas dengan cita-cita
Yang masih berada dibawah bintang

Apabila setiap jalan sudah buntu
Anda harus minta tolong kepada ALLAH
Yang Maha Mengetahui semua yang ghaib

[ Aidh Al-Qarni ]

♥♥ BAHAGIAKANLAH DIRIMU ♥♥

Sekarang adalah kesempatan emas
Untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilanmu

Engkau dapat mengetahui betapa pentingnya pengaruhmu
Terhadap orang-orang yang ada disekitarmu.
Juga pentingnya berbagai kemampuan
yang dapat membantumu dalam mengembangkan /
membangun diri, keluarga dan masyarakatmu

Ketenangan hati itu tersembunyi dibalik sikap
menerima hal-hal yang baik pada dirimu
dan keteguhan hatimu untuk melakukan kebenaran (David Viscot)

Ada korelasi yang erat antara rasa hormat dan cinta
Dari orang-orang kepada dirimu
dengan daya pengaruhmu terhadap mereka
Juga Ada korelasi yang erat antara
bantuan dan jasa yang engkau berikan kepada orang lain,
dengan kemampuanmu untuk mempengaruhi mereka

Percayalah kepada diri sendiri maka
Orang lainpun akan percaya kepada dirimu
Ketika engkau menerima keadaan dirimu
Dan percaya pada kemampuanmu, maka
Sesungguhnya engkau sedang mulai mewujudkan kesuksesanmu

Kebahagiaan itu bukanlah karena
harta yang banyak dan pakaian yang mewah.
Sesungguhnya kebahagiaanmu akan terwujud
Ketika engkau telah memutuskan
untuk membahagiakan dirimu

Ketika engkau menerima keadaan dirimu
Dan percaya pada kemampuanmu ,
Maka sesungguhnya engkau sedang
Mulai mewujudkan kesuksesanmu

Ketika engkau tidak mengharapkan balasan
dan ucapan terimakasih dari orang lain.
Maka ketika itulah engkau akan merasakan
kebahagiaan dan ketenangan

Jangan biarkan luka lama menguasai hatimu.
Biarkanlah kenangan masa lalumu menyentuh perasaanmu,
Tapi jangan biarkan dirimu terus hanyut di dalamnya

Motto motto yang baik yang selalu
kau tanamkan dalam dirimu dari waktu ke waktu ,
Dapat membantumu meraih keharmonisan dengan sesama
dan menghilangkan berbagai kendala

Semakain banyak engkau memikirkan masalah dan kesusahan ,
maka semakin banyak , semakin berkembang, semakin subur pula masalah
dan kesusahan itu dalam sendi-sendi kehidupanmu.
Engkau dapat membuat rencana untuk mengatasi semua permasalahan itu .
Pilihlah waktu yang tepat untuk berpikir dan merumuskan solusi yang jitu

Rencanakanlah kebaikan untuk dirimu
Dan juga kebaikan untuk orang lain.
Dan mulailah harimu dengan doa

Ketika obsesi terbesarmu adalah keridhaan ALLAH
Dan kemuliaan agamanya,
Maka sesungguhnya engkau adalah
sosok pemangku risalah yang universal

Tiga hal penting untuk meraik kesuksesan didunia dan akhirat
Iman kepada ALLAH
Memohon pertolongannya pada setiap gerak langkah
dan Percaya pada Kekuasaan_NYA

♥♥ BAHAGIA DALAM DAMAI ♥♥

CARA TERDEKAT untuk MEMPERBAIKI REZEKI
Adalah MENINGKATKAN KASIH SAYANG diantara SESAMA
Kita semua menemukan KEHEBATAN DIRI kita
Di dalam PELAYANAN kepada ORANG LAIN

HATI yang PENYAYANG menjadi LEBIH DAMAI
Dengannya ia mudah MENGENALI KEBAIKAN yang sedang dinikmatinya
Sehingga MUDAH baginya mengenali bahwa IA BARADA DALAM KASIH SAYANG ALAM
KEGEMBIRAAN ADALAH WARNA DARI HARI-HARINYA

HATI YANG PENYAYANG LEBIH TERBUKA
Dengannya ia mudah melihat yang dapat disebabkannya bagi KEBAIKAN ORANG LAIN
Sehingga mudah baginya menemukan Pekerjaan-pekerjaan yang menguntungkan orang lain
KESEJAHTERAAN adalah HADIAH UNTUKNYA DARI ALLAH

Bila anda telah BERLAKU JUJUR, BEKERJA KERAS,
MEMENUHI KEBUTUHAN ORANG LAIN sebagai cara memenuhi kebutuhannya;
MELAKUKAN dengan IKHLAS sebagai pelayanan kepada KEHIDUPAN ;
ANDA TIDAK MUNGKIN TIDAK BERBAHAGIA

TETAPI...
Kita TIDAK BISA MENCEGAH
Orang yang TIDAK INGIN MELIHAT dan MENYADARI KEBAHAGIAANNYA SENDIRI
Bila sudah MENJADI PILIHANNYA
KEBAHAGIAAN adalah SEBUAH KUALITAS yang meskipun SANGAT ADA,
AKAN SIRNA dari kepemilikam seseorang YANG TIDAK MENGHARGAINYA

Setiap detik kita semua BERGERAK
Bila kita TIDAK MENDEKATI,
KITA MENJAUHI CITA-CITA kita

Mereka yang belajar untuk PATUH PADA SATU BIDANG
AKAN MAMPU MEMIMPIN BIDANG ITU
MEREKA YANG MENOLAK dan MEMPROTES segala sesuatu
TIDAK AKAN MAMPU memimpin APAPUN

Bila anda BERANI MENCINTAI PEKERJAAN ANDA
Dengan mengupayakan KEUNTUNGAN bagi ORANG BANYAK
Maka kehidupan SURGA ANDA sudah dimulai
DIKEHIDUPAN DUNIA ANDA

Jika yang kita lakukan adalah KEBAIKAN
Maka KEBAIKAN itu sendirilah yang akan
MENCARIKAN JALAN BUAT KITA

Sekarang kita mengerti
Tugas UTAMA kita BUKAN UNTUK KEKURANGAN
BUKAN UNTUK LEMAH , dan
BUKAN UNTUK DIKETENGAHKAN,
TUGAS PERTAMA KITA UNTUK MENJADI PRIBADI YANG DAMAI

DAMAI JIWA kita adalah KEKAYAAN kita yang PERTAMA
JIWA YANG DAMAI adalah kekayaan yang utuh
YANG menjadi SANDARAN bagi semua KEKAYAAN

Bila JIWA kita DAMAI
Kita TIDAK HARUS memenuhi ATURAN KEKAYAAN
Yang dipentaskan oleh orang lain untuk diri mereka

Dengan JIWA YANG DAMAI
Kita menjadi CUKUP UNTUK DIRI KITA SENDIRI
Dan apapun yang KITA LAKUKAN setelahnya
ADALAH UNTUK KEBAIKAN ORANG LAIN

SELAMAT BERBAHAGIA DALAM DAMAI...
 



[ Zig Ziglar ]

♥♥ KUNCI KETENANGAN BATIN ♥♥

“Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan
(kesusahan)” (QS ath-Thalaq [65]:7)

Tidak ada penderitaan dalam hidup ini, kecuali orang yang membuat
dirinya sendiri menderita.Tidak ada kesulitan sebesar dan seberat apa pun di dunia ini, kecuali hasil dari
buah pikirannya sendiri. Terserah kita, mau dibawa ke mana kehidupan
ini. Mau dibawa sulit, niscaya segalanya akan menjadi sulit. Jika kita
memilih jalan ini, maka silahkan, persulit saja pikiran ini. Mau
dibawa rumit pastilah hidup ini akan senantiasa terasa rumit.
Perumitlah terus pikiran kita bila memang jalan ini yang paling
disukai. Toh, semua akan tampak hasilnya dan, tidak bisa tidak, hanya
kita sendiri yang harus merasakan dan menaggung akibatnya.

Akan tetapi, sekiranya kehidupan yang terasa sempit menghimpit hendak
dibuat menjadi lapang, segala yang tampak rumit berbelit hendaknya
dibuat menjadi sederhana, dan segala yang kelihatannya buram, kelabu,
bahkan pekat gulita, hendaknya dibuat menjadi bening dan terang
benderang, maka cobalah rasakan dampaknya.

Ternyata dunia ini tidak lagi tampak mengkerut, sempit menghimpit, dan
carut marut. Memandang kehidupan ini terasa seperti berdiri di puncak
menara lalu menatap langit biru nan luas membentang bertaburkan
bintang gemintang, dengan semburat cahaya rembulan yang lembut
menebar, menjadikan segalanya tampak lebih indah, lebih lapang, dan
amat mengesankan. Allahu Akbar!

Memang,
“Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikit pun,
tetapi manusia itulah yang berbuat zalim terhadap diri mereka sendiri”
(QS Yunus [11]:44).

Padahal Dia telah tegas-tegas memberikan jaminan melalui firman-Nya,
“Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan
(kesusahan)” (QS ath-Thalaq [65]:7).

Kendalikan Suasana Hati
Kuncinya ternyata terletak pada keterampilan kita dalam mengendalikan
suasana hati. Bagaimana caranya? Salah satu cara yang paling efektif
adalah, manakala berhubungan dengan sesama manusia, jangan sekali-kali
kita sibuk mengingat-ingat kata-katanya yang pernah terdengar
menyakitkan. Jangan pula kita sibuk membayangkan raut mukanya yang
sedang marah dan sinis, yang pernah dilakukannya di hari-hari yang
telah lalu.

Begitu hati dan pikiran kita mulai tergelincir ke dalam perasaan
seperti itu, cepat-cepatlah kendalikan. Segera, alihkan suasana hati
ini dengan cara mengenang segala kebaikan yang pernah dilakukannya
terhadap kita, sekecil apa pun. Ingat-ingatlah ketika ia pernah
tersenyum kepada kita. Kenaglah jabat tangannya yang begitu tulus atau
rangkulannya yang begitu penuh persahabatan. Atau, bukankah tempo hari
ia pernah menawarkan untuk
mengantarkan kita pulang dengan motornya ketika kita tengah berdiri
meninggu bis kota?

Pendek kata, ingat-ingatlah hanya hal-hal yang baik-baiknya saja, yang
dulu pernah ia lakukan, seraya memupus sama sekali dari memori pikiran
kita segala keburukan yang mungkin pernah ia perbuat.

Allah Azza wa Jalla sungguh Maha Kuasa membolak-balikkan hati
hamba-hamba-Nya. Kita akan kaget sendiri ketika mendapati hasilnya.
Betapa cepatnya hal ini berubah justru sesudah kita berjuang untuk
mengubah segala sesuatu yang buruk menjadi tampak baik.

Bertambah dewasa ternyata tidak cukup hanya dengan bertambahnya umur,
ilmu, ataupun pangkat dan kedudukan. Kita bertambah dewasa justru
ketika mampu mengenali hati dan mengendalikannya dengan baik. Inilah
sesungguhnya kunci bagi terkuaknya ketenangan batin.

Suatu ketika kita dilanda asmara, misalnya. Kalaulah tidak pernah mau
bertanya kepada diri sendiri, maka akan habislah kita diterjang oleh
gelinjang hawa nafsu. Demikian juga kalau kita sedang diliputi gejolak
amarah. Sekiranya tidak pernah mau mengendalikan hati, akan celakalah
kita dibuatnya karena akan menjadi orang yang berlaku aniaya terhadap
orang lain.

Oleh sebab itu, kita harus benar-benar memiliki waktu dan kesungguhan
untuk bisa memperhatikan segala gerak-gerik dan perilaku hati ini.
Jangan-jangan kita sudah tergelincir menjadi sombong tanpa kita
sadari. Jangan-jangan kita sudah memusnahkan pahala amal-amal yang
pernah dilakukan tanpa kita sadari. Jangan-jangan kita sudah termasuk
orang yang gemar berlaku zalim terhadap orang lain tanpa kita sadari.
Apabila ini terjadi, maka apalagi kekayaan yang bisa menjadi bekal
kepulangan kita ke akhirat nanti? Bukankah segala amal yang kita
perbuat itu-adakah ia tergolong amal salih atau amal salah-justru
tergantung pada kalbu ini?

Kita pergi berjuang, berperang melawan keangkaramurkaan, berkuah peluh
bersimbah darah. Tetapi, sepanjang bertempur hati menjadi riya, ingin
dipuji dan disebut pahlawan;tidakkah disadari bahwa amalan seperti ini
di sisi Allah kering nilainya, tidak ada harganya sama sekali?

Menjadi mubaligh, berceramah menyampaikan ajaran Islam. Didengar oleh
ratusan bahkan ribuan orang. Pergi jauh ke berbagai tempat,
menghabiskan sekian banyak waktu dan menguras tenaga serta pikiran.
Namun, sama sekali tidak akan ada harganya di sisi Allah kalau hati
tidak ikhlas. Sekadar ingin dipuji dan dihormati, sehingga merasa diri
paling mulia, atau bahkan lebih fatal lagi, karena motivasi sekadar
untuk mendapat imbalan.

Berangkat haji, memakan waktu berpuluh hari dan menempuh jarak beribu
kilometer. Tubuh pun terpanggang matahari yang membakar dan
berdesak-desakan dengan berjuta-juta manusia. Tetapi, kalau tidak
disertai niat karena Allah, sekadar ingin dipuji karena mendapat
embel-embel titel haji, maka na’udzubillah, semua ini sama sekali
tidak berharga di sisi Allah.

Mengapa pekerjaan yang telah ditebus dengan pengorbanan sedemikian
besar malah membuahkan kesia-siaan? Ternyata sebab-musababnnya
berpangkal pada kelalaian dan ketidakmampuan mengendalikan suasana
hati. Sebab, sekali seseorang beramal disertai riya, ujub, atau sum’ah
(sekadar mencari popularitas) , maka tidak bisa tidak, pikirannya
hanya akan disibukkan oleh persoalan tentang bagaimana caranya agar
manusia datang memujinya. Begitu pujian itu tidak datang, sertamerta
hati pun dilanda sengsara. Bila sudah begini, kapankah lagi dapat
diperoleh ketentraman hidup, selain sebaliknya, hari-harinya akan
senantiasa digelayuti perasaan resah, gelisah, kecewa, dan sengsara?

Niat yang Ikhlas
Oleh karena itu, sekiranya kita belum mampu melakukan amal-amal yang
besar, tidakkah lebih baik memelihara amal-amal yang mungkin tampak
kecil dan sepele dengan cara terus-menerus menyempurnakan dan
memelihara niat agar senantiasa ikhlas dan benar? Inilah yang justru
akan dapat membuahkan ketenangan batin, sehingga insya Allah akan
membuahkan pula suasana kehidupan yang sejuk, lapang, indah dan
mengesankan.

Mudah-mudahan dengan kesanggupan kita menyempurnakan dan memelihara
keikhlasan niat di hati tatkala mengerjakan amal-amal yang kecil
tersebut, suatu saat Allah Azza wa Jalla berkenan mengkaruniakan
kesanggupan untuk mampu ikhlas manakala datang masanya kita harus
mengerjakan amal-amal yang lebih besar.

Besar atau kecil suatu amalan yang dikerjakan dalam hidup ini,
sekiranya didasari hati yang ikhlas seraya diiringi niat dan cara yang
benar, niscaya akan melahirkan sikap ihsan. Yakni, kita akan selalu
merasakan kehadiran Allah dalam setiap gerak-gerik, sehingga dalam
setiap denyut nadi ini, kita akan selalu teringat kepada-Nya.

Inilah suatu kondisi yang akan membuat hati selalu merasakan kesejukan
dan ketentraman.
“Alaa bi dzikrillaahii tathma ‘inul qulub” (QS ar-Ra’d[13]: 28),
demikian Allah telah memberikan jaminan. Ingat, hanya dengan mengingat
Allah-lah hati menjadi tentram!

Demi Allah tidak ada pilihan lain. Kita harus senantiasa mewaspadai
hati ini. Jangan sampai diam-diam membinasakan diri justru tanpa kita
sadari. Sudah pahala yang didapat sedikit, hati pun tak bisa
terkendalikan, sehingga semakin rusaklah nilai amal-amal kita dari
waktu ke waktu. Na’udzubillaah!

Dengan demikian, selain kita terbiasa mandi untuk membersihkan jasad
lahir, kita pun harus memiliki kesibukan untuk “memandikan” hati ini.
Selain kita makan untuk mengenyangkan perut, kita pun harus
“menyantap” sesuatu yang dapat membuat hati ini terisi. Selain kita
berdandan untuk merapikan penampilan, kita pun harus sibuk “bersolek”
merapikan hati kita. Dan selain kita rajin becermin untuk memperelok
wajah, kita pun jangan lupa untuk rajin-rajin pula “becermin” untuk
memperelok hati.

Semua ini tiada lain agar kita memiliki kemampuan untuk senatiasa
menyelisik niat maupun perilaku buruk dan busuk yang, disadari ataupun
tidak, mungkin pernah kita perbuat. Itu akan lebih menolong daripada
kita sibuk mengintip-intip keburukan orang lain, yang berarti hanya
menipu diri sendiri belaka dan sama sekali tidak akan mendatangkan
ketenangan batin. Wallahu a’lam!

 

[ Nawwira Kifliyah; Sumber : Buku Meredam Gelisah Hati, MQS.]

♥♥ RAHASIA KEBAHAGIAAN ♥♥

Pekerjaan yang anda sukai
Adalah rahasia kebahagiaan anda

Kebahagiaan seorang laki-laki
Terletak pada suatu kalimat
Yang keluar dari dua bibir seorang wanita

Jika wanita cantik adalah bak permata
Maka wanita budiman adalah -
bak perbendarahan kekayaan

Kebahagiaan tidak dapat dibeli dengan harta
Kebahagiaan tidak ada kaitannya
dengan kaya dan miskinnya seseorang

Sesungguhnya kita sering menyia-nyiakan
Saat -saat yang membahagiakan
Dalam kehidupan kita ini
Untuk hal-hal yang tak ada artinya

Sesungguhnya memikirkan kebahagiaan
Pasti akan membuat yang bersangkutan
Memikirkan apa yang telah terjadi sebelumnya
Dan apa yang bakal terjadi sesudahnya
Padahal sikap seperti itu dapat merusak
Rasa kebahagiaan itu sendiri

Kehidupan yang ada disekitar kita
Dengan tampilannya yang indah lagi mulia
Sebenarnya mengajak kita untuk berbahagia

Salah satu hal yang dapat
membahagiakan Jiwa orang lain
adalah senyuman tulus
Yang muncul dari hati yang paling dalam

Percayalah bahwa kebahagiaan itu
Bak pohon mawar yang baru ditanam
Bunganya tidak muncul dengan segera
Tetapi kemunculannya pasti akan terjadi

Kebahagiaan yang hakiki akan terealisasi
Bila keakuan diri telah mati

Tiada seorangpun yang lebih bahagia
Daripada orang-orang mukmin

Manusia yang paling berbahagia
Adalah orang yang dapat menebar
Kebahagian kepada orang banyak

Kebahagiaan itu tersimpan
Pada untaian amal kebajikan
Serta pertolongan yang tulus
Yang engkau berikan
Pada setiap orang yang membutuhkan

♥♥ KEBAHAGIAAN ADA DALAM KERIDHAAN ♥♥

Kebahagiaan akan menggerakkan jiwa
Menyenangkan hati dan
Menyeimbangkan antar anggota tubuh
'Menghadirkan kekuatan
Memberikan nilai pada Kehidupan
Serta MANFAAT bagi USIA

About Me

Foto saya
@ Tuhan, Saat aku meyukai seorang teman, Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir, Sehingga aku akan tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir. @ Tuhan, Ketika aku merindukan kekasih, Rindukanlah aku kepada yang rindu kepada cinta sejati-MU, Agar kerinduanku kepada-MU semakin menjadi. @ Tuhan, Jika aku hendak mencinta seseorang, Temukanlah aku dengan orang yang mencintai-MU, Agar bertambah kuat cintaku pada-MU. @ Tuhan, Ketika aku sedang jatuh cinta, Jagalah cinta itu, Agar tidak melebihi cintaku pada-MU. @ Tuhan, Ketika aku berucap aku cinta padamu, Biarlah kuakatakan kepada yang hatinya tertaut pada-MU, Agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karena-MU.