Tampilkan postingan dengan label PROSA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PROSA. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 April 2011

♥♥ JIKALAH SEMUA AKAN MENJADI MASA LALU ♥♥

Jikalah DERITA akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti dijalani dengan sepedih rasa,
Sedang KETEGARAN akan lebih indah dikenang nanti.

Jikalah KESEDIHAN akan menjadi masa lalu pada akhirnya,

Maka mengapa tidak DINIKMATI saja,
Sedang ratap tangis tak akan mengubah apa-apa.

Jikalah LUKA dan KECEWA akan menjadi masa lalu pada akhirnya,

Maka mengapa mesti dibiarkan meracuni jiwa,
Sedang KETABAHAN dan KESABARAN adalah lebih utama.

Jikalah KEBENCIAN dan KEMARAHAN akan menjadi masa lalu pada akhirnya,

Maka mengapa mesti diumbar sepuas jiwa,
Sedang MENAHAN DIRI adalah lebih berpahala.

Jikalah KESALAHAN akan menjadi masa lalu pada akhirnya,

Maka mengapa mesti tenggelam di dalamnya,
Sedang TAUBAT itu lebih utama.

Jikalah HARTA akan menjadi masa lalu pada akhirnya,

Maka mengapa mesti ingin dikukuhi sendiri,
Sedang KEDERMAWANAN justru akan melipat gandakannya.

Jikalah KEPANDAIAN akan menjadi masa lalu pada akhirnya,

Maka mengapa mesti membusung dada dan membuat kerusakan di dunia,
Sedang dengannya manusia diminta MEMIMPIN dunia agar sejahtera.

Jikalah CINTA akan menjadi masa lalu pada akhirnya,

Maka mengapa mesti ingin memiliki dan selalu bersama,
Sedang MEMBERI akan lebih banyak menuai arti.

Jikalah BAHAGIA akan menjadi masa lalu pada akhirnya,

Maka mengapa mesti dirasakan sendiri,
Sedang BERBAGI akan membuatnya lebih bermakna.

Jikalah HIDUP akan menjadi masa lalu pada akhirnya,

Maka mengapa mesti diisi dengan kesia-siaan belaka,
Sedang begitu banyak KEBAIKAN bisa DICIPTA.

Suatu hari nanti, SAAT SEMUA TELAH MENJADI MASA LALU aku ingin ada

diantara mereka, Yang beralaskan di atas permadani sambil bercengkerama
dengan tetangganya, Saling bercerita tentang apa yang telah dilakukannya
di masa lalu, Hingga mereka mendapat anugerah itu.

”Duhai kawan, dulu aku miskin dan menderita, namun aku tetap berusaha

senantiasa bersyukur dan bersabar.

Dan ternyata, derita itu hanya sekejap saja dan cuma seujung kuku,

di banding segala nikmat yang ku terima di sini.”

”Wahai kawan, dulu aku membuat dosa sepenuh bumi, namun aku bertobat

dan tak mengulangi lagi hingga maut menghampiri. Dan ternyata, ampunan-Nya
seluas alam raya, hingga sekarang aku berbahagia.”

Suatu hari nanti, KETIKA SEMUA TELAH MENJADI MASA LALU,
aku tak ingin
ada di antara mereka, yang berpeluh darah dan berkeluh kesah,
andai di masa lalu mereka adalah tanah saja.

”Duhai! Harta yang dahulu ku kumpulkan sepenuh raga, ilmu yang ku kejar

setinggi langit, kini hanyalah masa lalu yang tak berarti. Mengapa dulu tak
ku buat menjadi amal jariah yang dapat menyelamatkan ku kini?”

”Duhai! nestapa, kecewa, dan luka yang dulu ku jalani, ternyata hanya

sekejap saja dibanding sengsara yang harus ku arungi kini. Mengapa aku
dulu tak sanggup bersabar meski hanya sedikit jua?”

Rabu, 09 Maret 2011

♥♥ L..O.V.E ♥♥

CINTA yang AGUNG
Adalah ketika kamu menitikkan air mata
dan MASIH peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH
menunggunya dengan setia..
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu MASIH bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku
turut berbahagia untukmu’

Apabila cinta tidak berhasil…BEBASKAN dirimu…
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas LAGI ..
Ingatlah…bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan
kehilangannya..
tapi..ketika cinta itu mati..kamu TIDAK perlu mati
bersamanya…

Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu
menang..MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika
mereka jatuh

Minggu, 20 Februari 2011

♥♥ ...散文カリールジブラン... ♥♥

♥♥ 散文一 ♥♥

Bila engkau sedang bersukaria
renunglah dalam-dalam
ke lubuk hati
disanalah nanti engkau dapati
bahwa hanya yang pernah membuat derita
berkemampuan memberimu bahagia


Jika engkau berdukacita
renunanglah lagi, ke lubuk hati
disanalah pula bakal kau temui
bahawa sesungguhnya
engkau sedang menangisi
sesuatu yang pernah
engkau syukuri

________



♥♥ 散文二 ♥♥

Bila kau memberi dari hartamu, tidak banyaklah pemberian itu. 
Bila kau memberi dari dirimu, itulah pemberian yang penuh arti. 
Sebab, apalah harta milikan itu, 
apabila ia bukan simpanan yang kau jaga buat persediaan di hari kemudian ?

Dan hari kemudian; terkandung janji apakah bagi dia, si anjing kikir, 
Yang menimbun tulang-tulang di bawah pasir, 
Dalam perjalanan ke kota suci, mengikuti musafir ?

Dan bukankah ketakutan akan kemiskinan, 
Merupakan kemiskinan itu sendiri ? 
Ketakutan akan dahaga, sedangkan sumur masih penuh, 
Bukankah dahaga yang tak mungkin dipuaskan ?

Ada orang yang memberi sedikit dari miliknya yang banyak 
Dan pemberian itu dilakukan demi sanjungan, 
Hasrat tersembunyi membuat tak murni dermanya.

Ada pula yang memiliki sedikit dan memberikan segalanya. 
Merekalah yang percaya akan kehidupan dan anugerah kehidupan, 
Dan peti mereka tiada pernah mengalami kekosongan.

Ada yang memberi dengan kegembiraan di hati, 
Kegembiraanlah yang menjadi anugerah pengganti. 
Ada yang memberi dengan kepedihan di hati, maka 
Kepedihan menjadi air pensucian diri.

Dan ada yang memberi tanpa merasa sakit di dalamnya, 
Tanpa mencari kegirangan dari pemberiannya, 
Tanpa mengingat-ingat kebaikannya; 
Mereka memberi, sebagaimana di lembah sana, 
Bunga-bunga menyebarkan wewangiannya ke udara.

Melalui mereka inilah, Tuhan berbicara, 
Dan dari sinar lembut tatapan mata mereka 
Dia tersenyum pada dunia.
…


Sebab sesungguhnya, kehidupanlah yang memberi pada kehidupan .
Sedangkan kau, yang mengira dirimu seorang pemberi, 
Sebetulnya hanyalah seorang saksi.

Dan kau, kaum penerima – ya, engkau semuanya tergolong penerima ! 
Jangan memberati diri dengan rasa terhutang budi, 
Sebab kau akan membebani dirimu dan dia yang memberi.

Sayogya kau bangkit bersama si pemberi, 
Naik sayap pemberiannya, 
Melambung ke taraf yang lebih tinggi.

Terlampau menyadari hutangmu, adalah meragukan kedermawanan dia, 
Sang putera Bumi yang murah hati, 
Dan Tuhan, sebagai sumber segala hartanya.
________


♥♥ 散文三 ♥♥

Dan aku melihat hal-hal yang menyedihkan,
Para Malaikat Kebahagiaan tengah berperang dgn 

Syaitan-syaitan Penderitaan
Dan Manusia berdiri di antara mereka.
Yang satu menariknya dengan Harapan 

dan yang lain dengan Keputus-asaan.

Aku melihat Cinta dan Benci bermain-main di hati manusia, 
Cinta menyembunyikan kesalahan Manusia 
dan memabukkanya dengan anggur kepatuhan, pujian dan rayuan: 
sementara Kebencian menghasutnya dan menutup telinganya 
dan membutakan matanya dari Kebenaran…

Aku melihat para pemimpin mulutnya berbuih seperti serigala licik 
dan juri penyelamat palsu merencanakan 
dan bersekongkol untuk Melawan Kebahagiaan Manusia..

Dan aku melihat Manusia memanggil Kebijakan untuk membebaskannya, 
tetapi Kebijakan tidak mendengar jeritannya, 
karena Manusia pernah Mengabaikannya 
ketika ia berbicara kepadanya di jalananan kota…

About Me

Foto saya
@ Tuhan, Saat aku meyukai seorang teman, Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir, Sehingga aku akan tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir. @ Tuhan, Ketika aku merindukan kekasih, Rindukanlah aku kepada yang rindu kepada cinta sejati-MU, Agar kerinduanku kepada-MU semakin menjadi. @ Tuhan, Jika aku hendak mencinta seseorang, Temukanlah aku dengan orang yang mencintai-MU, Agar bertambah kuat cintaku pada-MU. @ Tuhan, Ketika aku sedang jatuh cinta, Jagalah cinta itu, Agar tidak melebihi cintaku pada-MU. @ Tuhan, Ketika aku berucap aku cinta padamu, Biarlah kuakatakan kepada yang hatinya tertaut pada-MU, Agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karena-MU.