♥♥ "SAJAK UNTUK MELEPASMU" ♥♥
Satu mimpi yang pernah kutitipkan, kini
Akan ku ambil kembali dan biar tetap disini
Jemariku takkan lagi mencoba menggenggam
Asa hati yang nyata telah jauh tenggelam
Karam tertinggal dibatas penantian tanpa makam
Untukmu, begitu ingin ku selesaikan cerita hidup
Namun tinta dalan penaku memang tidaklah cukup
Tetes demi tetes seolah mengering begitu saja
Usang kertasnya sebelum kata nampak bersahaja
Kupaksa terus menulis, tetap tak dapat di eja
Mengalah, usai sudah pertentanganku dengan takdir
Entaskan diri sebelum harap semakin dalam mengalir
Lelah diri menggeluti penggubahan sebuah kisah
Entah mengapa tak pernah mampu rumitnya ku ubah
Perlahan merelakan engkau sepenuhnya melangkah
Agar kelak kau temui seorang yang mampu menggubah
Sebuah kisah untukmu dengan untai kata lebih indah
Melangkahlah jika disana bahagiamu tanpa celah
Usai sudah harap yang kurajut tentangmu, pergilah
♥♥ "HUJAN TETAP INDAH BAGIKU" ♥♥
Hujan, sungguh tak perlu aku keluar dari dinding-dinding kamar
Uuntuk segera mengagumimu lewat merdu rintik yang kudengar
Juga tak perlu ku menyentuh tiap tetesmu dengan dua telapak
Agar dapat merasakan kesejukanmu membelai helai jiwa terkoyak
Nuansa keharumanmu pun memikatku hingga tak sanggup beranjak
Tapi, tidaklah salah bila mungkin tak kan pernah engkau menyadari
Elok yang kau tebar diduniaku telah memberi luka tak terperi
T empatkan mata ini benar pada titik buta hingga akhirnya lupa diri
Aku ikhlaskan dengan begitu ringan sakit itu terus menari
Pelan-pelan meneguk airmata sebagai jamuan setia lalui hari
Ijinkan aku mencintaimu dengan caraku yang kupilih sendiri
Nian dalam rasa hati untukmu tak sedikitpun kan terpungkiri
Dan jika memang hati itu tak pernah berhak atas satu balas
Akan kurealakan hanya keping-keping kenangan terus terbias
Hiasi kelam ruang-ruang sempit ku yang begitu penuh batas
Biar saat ini kubuaikan diri dengan fatamorgananya hadirmu
Arungi waktu berdua saja bersama semu lirih melodimu
Getarkan lagi degup jantungku biar jadi lebih bertalu
Isak, kuabaikan saja meski tercabik ketika kau berlalu
Karena bagiku hujan tetap indah dengan apa adanya walau
Ulasan jejaknya kerap sisakan tak lebih dari sekedar galau
♥♥ "SENANDUNG PERSAHABATAN" ♥♥
Diantara hiruk pikuk dunia pun masih terasa lengang
Seperti sepasang telinga tak pernah disapa deru dendang
Digelayuti sepi bertabur serpih-serpih perih tak terbilang
Tiada seorang pun dapat melihat luka yang makin meradang
Namun seketika segalanya tawar kemudian menghilang
Ketika ia datang memperdengarkan irama tawa riang
Tak mengapa jika sesekali airmata deras berlinang
Sebagai pelepas beban di bahu yang biasa tanpa regang
Membenamkan gelisah hati dirimbang sejuknya kasih sayang
Sahabat, begitulah lisanku menyerunya berulang-ulang
Yang langkahnya tak jua lelah tuk sekedar bertandang
Walau acap kali seperti tak punya alasan saling berbincang
Tak mengenal batasan waktu entah malam ataupun siang
Lembut sikapnya akan senantiasa ada tuk jadi penenang
Tak perlu peduli akan setinggi apa rintangan menjulang
Karena tiap tuturnya memberi alasan tuk tetap berjuang
Tak usah lagi merisaukan kelam yang lebar merentang
Sebab warna yang ia tuang sanggup menjadikannya terang
Sahabat, cukup melukis senyumnya mampu sirnakan bimbang
Hingga di tiap senandung kehidupan jauh dari nada sumbang
Bersamanya, jutaan pelataran mimpi begitu luas membentang
Seiring doa tulusnya, bahagia menghampiri tak terhalang
♥♥ "BAIT TUK SAHABAT" ♥♥
Meski belum lama dalam kebersamaan
Walau hanya setahun sejak perkenalan
Namun, telah tertinggal makna persahabatan
Yang mungkin tak kan lekang dari ingatan
Senantiasa kudapati ribuan kesan
Dari setiap manisnya senyuman
Selalu terganti segala kegalauan
Karna wajah yang penuh keceriaan
Bila nanti tiba waktu untuk berpisah
Bawa tawa kita saat kau melangkah
Agar kelak dapat kutemukan arah
Jumpai dirimu lagi di masa depan yang cerah
♥♥
Disaat waktu berhenti
mengikuti setiap langkahku
kau adalah satu-satunya
yang ku harap hadir dalam hidupku
...
Cinta yang tulus dalam dihatiku
membuang semua hasrat dan mimpiku
tuk bisa menyatakan sayang
tuk bisa mengungkapkan semua padamu
bahwa aku cinta kamu
Apalah arti hidup tanpa cintamu
apalah arti cinta tanpa kasihmu
apalah arti diriku tanpa hadirmu
dan apalah arti semua tanpa dirimu ada di dalam pelukku
Karna cintaku ada untuk dirimu
tuk memberikan semua yang terindah
karna kasih suciku hanya untukmu
yang takkan mungkun hilang...♥♥
♥♥
Demi malam ketika rasa sepi memagut resah bintang pada bulan
Biarkan lelaki ini terus memanggil manggil di kejauhan langit
Menatap kosong penuh peluh dengan hembus nafas tersesak
Dan menggigil dingin tersapu angin bersahutan dalam rinai hujan
Baru beberapa saat rasanya senja berarak tak kian berpamitan
Fajar tak juga membawa embun pada belaian pagi
Dan baru saja kemaren dekapan terasa hangat
Menyentuh pucuk – pucuk asmara
Merengkuhku dalam genggaman cintamu
Semakin hari pun sendu mengikis waktu di perasingan langkah
Merantai tangan dengan duri keindahan mawar yang tak terjamah
Lalu memenjarakan jiwa dalam gelora kerinduan yang bersenandung
Aku lelah mencumbui kerinduan ini, sayank…
Seringnya aku lewatkan lelap mengurai benang harap
Agar engkau lekas kembali saat aku terjaga
Namun ….
Aku hanya punya bekal mimpi semalam darimu
Untuk aku slalu simpan di perjalanan siang hingga petangku
Dalam penantianmu, sayank…
Ingin aku gulir waktu
Agar segera aku mengusap wajahmu; membelaimu
Membiarkanmu bersandar di dadaku
Mengurai resah dan gelisah oleh kusamnya waktu
Berbagi kasih dan cinta yang membelah jiwa kita
Merasai desah nafas dan detak jantungmu
Lalu aku bisikan perlahan di telingamu
Keindahan teratai yang tumbuh di tengah danau jiwa kita
Juga bahagia hari esok yang ingin kita lewati
Tentang cita-cita dan impian
Tentang besarnya cintaku untukmu
Ah kekasih, betapa aku tak bisa jauh darimu…♥♥
♥♥
Dan aku sangat mencintaimu...
Mereka bertanya bagaimana
Bagaimana aku dapat hidup hingga sekarang
Kukatakan aku tak tahu...
Kurasa mereka mengerti
Bagaimana sepi hidup ini
Hingga kehidupan dimulai lagi
hari ketika engkau meraih tanganku
Dan aku masih mengerti seberapa bisa sepinya hidup ini
Bayangan mengikutiku
Dan sang malam tak akan melepaskanku
Namun aku tak akan membiarkan sore hari melemahkanku
kini kau ada di sekitarku.♥♥
Kamis, 03 Maret 2011
♥♥ MY POEM II ♥♥
♥♥ CINTA DALAM SKETSA ♥♥
Sketsa wajah goresan pensil warna,
Menyeretku ke gerbang mimpian,
Melayang jauh ke masa silam dulu,
...
Ketika tubuhmu luruh,
Jiwakupun sa’at itu terbang,
Seiring kepak burung camar yang terbang,
Wangi cintamu membiusku hingga hilang akal,
Aku mengigil karena terbakar,
Namun, deburan ombak memisahkan kita,
Kerap kupanggili namamu,
Meski lewat helaan nafas yang kadang sulit & dalam,
O…Angin tolong bawa aku terbang,
Bawa aku melayang jauh mengembara,
Jauh melewati batas angan & impian yang durja,
Agar aku dapat terus bermimpi dan berkhayal,
Menemukan cinta dalam sebuah Sketsa ,
Sketsa wajah yang mulai usang,
Digilas cuaca dan usia,
Waktu seakan tertatih namun terus berputar,
Namun sketsa wajah itu lekat tak pernah hilang,
Untuk membuktikan bahwa cintaku kekal abadi,
Kekal abadi kepada dirinya.
♥♥ "SEPOTONG KATA MA’AF BUAT SAHABATKU "MARS" ♥♥
Mars, Sahabatku !
Masihkan kau berkenan kusapa Sahabatku ?
Sungguh aku sangat “menyesal”, Mars,
Apakah penyesalanku ini masih berguna bagi seorang “Mars”?
(Aku sangat tahu jawabanmu, sahabat…)
(“Penyesalan tak ada gunanya, Nasi sudah jadi bubur !”)
Tapi, dihari ini aku ingin kau tetap tahu…
Aku sangat menyesal & penyesalan itu hanya dapat ku rasakan dalam hatiku sendiri,
Sungguh aku sangat menyesali, atas apa yang telah kulakukan padamu,
Aku sangat tahu sahabat,
Kau pasti kesal, marah, kecewa bahkan mulai benci padaku,
Aku sangat tahu sahabat,
Ada sepotong hati yang luka karena kelakuanku,
Mars, Sahabatku !
Masihkan kau mau mendengar suaraku Sahabat ?
Sudilah kau mema’afkanku,
Atas yang telah kulakukan padamu,
Ma’afkan kekhilafanku,
Sungguh aku mohon ma’afkan sahabat…
Mars, Sahabatku !
Masihkan kau rasa aku seorang Sahabat bagimu ?
Aku tak ingin jika aku kehilangan sahabat sepertimu,
Aku tak mau jauh dari seorang sahabat sepertimu,
Aku tak rela hari-hari ini hampa karena marah yang ada di hatimu,
Mars, sahabatku,
Yang ku mau hanyalah kata ma’af darimu
(Meski aku sangat tahu)
(Mungkin aku memang tak pantas kau ma’afkan)
Tapi kuberharap dan mohon dengan sangat,
Sepotong kata Ma’af,…ma’af…. & ….ma’af darimu,
Sekali lagi aku hanya minta sepotong darimu,
Maa’afkan aku, Sahabatku Mars…
(Semoga jika kau berkenan memberikan sepotong kata itu untukku, )
(Semoga kau akan tetap berkenan menaburkan tinta warna yang indah, )
(Bagi persahabatan kita, )
Aku tak pernah bosan menunggu,
Agar Kau, Aku, Kita selalu seindah pesona warna dalam hati,
Dalam hati sanubari “Persahabatan Kita”
♥♥ CINTA ♥♥
Alunan kata-katamu,
Membuat aku tertegun mendengarnya,
Hatiku bertaluh rindu,
Adakah kau rasakan perasaan yang sama denganku ?
Adakah kau rasakan keinginan seperti ini juga ?
Aku hanya menginginkan Cinta,
Aku memendam berjuta kerinduan padamu,
Andai kau mengerti,
Kasih sayangku ini hanya untukmu,
Mungkin aku tak mahir berkata-kata,
Mungkin aku tak pandai tuk melukiskannya,
Tapi bila kau rasakan mentari yang hangat,
Bila kau tatap kerlip bintang yang gemerlap,
Itulah gambaran keindahan cintaku,
Yang tulus dari hati ini untukmu,
Percayalah,
Aku tak mungkin bisa melupakanmu meski sekejap,
Karena kaulah dermaga yang terakhir bagiku,
Kasih,
Engkaulah belahan jiwaku,
Karena disisimu kutemukan sejuta kedamaian,
Kuharap,
Semoga secercah sinar kasih yang kau miliki,
Hanyalah untukku,
dan,
Takkan pernah hilang selamanya,
Abadi selamanya !
♥♥ "Secercah Kenangan Untuk Sassie Kirana" ♥♥
Tertenggung aku membaca berita kepergiaanmu,
Sontak bergetar luluh perih hati ini melepasmu,
Bulir air mata jatuh tak tertahan,
Termanggu dalam hening jiwa,
Sie,
Terkenang kehangatan untaian kata yang pernah kau tulis,
Teringat senyum yang pernah kau hadirkan untukku & untuk kami semua,
Terpesona ceritamu yang sering menyejukkan jiwa meski lewat maya,
Terkagum tentang nilai ketegaran, semangat & persahabatan yang pernah kau torehkan,
Kini,
Aku & para sahabat terpanah, termanggu diam mengintari cakrawala,
Meski hanya berteman bintang yang tertutup awan,
Dibawah cahaya rembulan yang kesepian,
Sie,
Meski kini kau telah tiada,
Namun namamu tetap terpatri di relung hati kami,
Sebagai seorang “Sahabat terkasih, Sahabat tercinta, Sahabat tersayang”
Kami kirimkan untuk orang-orang yang menyangimu,
Untaian kata belangsukawa ini,
Karena aku, kami semua turut berduka,
Selamat terbang Merpati Putih,
Terbanglah menembus cakrawala Surga,
Lepaskan semua lelah & deritamu,
Tersenyumlah kembali pada SANG PENCIPTA
Jangan hiraukan,
Kami yang menangis akan kepergianmu,
Kami yang terdiam tak bisa berkata,
Pergilah sahabat, adik yang pernah kami sayangi,
Kami akan tetap mengenangmu,
Selamat jalan Sie,
Semoga Tuhan menempatkan kau di sisi TERBAIK,
Ya, Robbi ampunkan semua dosanya,
Bukanlah pintu SURGA baginya.
Amien, ya Robbalalamien.
____________________________
♥♥ Puisi ini special saya bingkiskan sebagai ucapan belasungkawa untuk keluarga, para sahabat yang ditinggalkan, atas meninggalnya sahabat, adik kami tersayang “SASSIE KIRANA” yang meninggal pada hari Minggu, tanggal 19 April 2009 ♥♥
♥♥ "UNTAIAN DO’A UNTUK SEORANG SASSIE KIRANA" ♥♥
Sassie,
Tak kuasa air mata keharuan ini mengalir tak terhelakkan,
Sa’at kubaca untaian kata-kata tegar yang kau goreskan,
Letupan semangat yang tetap membara,
Meski terkadang mendung menerpa jiwamu,
Deru ini seakan membentang cakrawala,
Hanyutkan aku akan hening yang terkoyak,
Sassie,
Meski ku hanya bisa mengunjungimu lewat maya,
Kucoba sisipkan untaian do’a,
Di celah rongga jiwaku yang juga mungkin tak perkasa,
Namun dibalik lirih hatiku yang resah,
Ku hanya khawatirkan dirimu,
Yang tak tahu keadaanmu hingga kini sepenuhnya,
Sassie,
Biarlah lantunan ini mengalun,
Menguntai ucap yang mungkin menyentuh,
Tatkala tubuhmu lelah tak dirasa,
Sa’at jiwa terkadang melanglang buana,
Merentang langkah menyisir sepi,
Pada buaian hangat yang membahana,
Sassie,
Kucoba menggapai angan dan impianmu,
Kucoba menghiburmu tuk memadu tawa,
Melebur hatimu menopang gigih tegarmu,
Tuk selalu menyemangati harimu,
Karna senyumku hanyalah untaian do’a untukmu,
Ya, Tuhan…
Tetaplah berikan keceriaan untuk Sassie,
Tetaplah beri ketegaran pada Sassie,
Tetaplah kau hadirkan senyum indah Sassie,
Hingga kami tetap bisa melihat Sassie,
Menikmati indahnya lukisan pelangi yang KAU hadirkan buat seorang Sassie,
Tuk sekedar menatap gemerlap indahnya cakrawala dunia bersama seorang Sassie,
Tuhanku,
Dalam derai tulus-MU,
Dalam balutan do’a ku pada MU,
Berilah kesembuhan untuk adik kami, sahabat kami,
Seorang “Sassie Kirana”
Amien
________________________________
♥♥ Puisi ini dibingkiskan special buat :
Adik kami, sahabat kami tersayang “Sassie Kirana” ♥♥
♥♥ "UNTUK BAHAGIAMU" ♥♥
Terbangun ditengah lelap yang baru sebentar
Tercekat oleh ruas rindu semakin sesak menjalar
Mendapati tak lagi untukku teduhmu melingkar
Karena aku bukanlah tiang kokoh bagimu bersandar
Semburat malam bersaksi semua hanya kelakar
Ketika menjatuhkan diri dalam sekam lalu terbakar
Berharap kan tiada sisa kecuali debu bertebar
Namun sebentuk cinta terlanjur dalam mengakar
Menjadi sekeras intan, tak serapuh tembikar
Berkali sudah terpelanting, ke segala arah terlempar
Tak jua hancur, masih utuh dan semakin bersinar
Bertahan dari segala tempa mencoba tetap tegar
Itulah kasih yang lahir untukmu tanpa tawar-menawar
Itulah cinta yang tercipta tanpa perlu ada satu ikrar
Tak ingin mengikatmu saat kulihat senyummu mekar
Tak mesti bersanding jika tanpaku harimu berpendar
♥♥ "MENCINTAI SEORANG YANG TAK SEMPURNA" ♥♥
Mengenalmu bagai menemukan beda aksara
Enggan tuk berpaling, terlalu indah tertera
Namun terkadang aku masih harus terbata
Caraku belum lah tepat dalam mengeja cinta
Isyarat yang ada sulit di terka di setiap kata
Nyaris tak di mengerti oleh hatiku yang masih buta
Tataran bagaimana bersikap begitu samar
Acap kali tak mampu membeda salah dan benar
Inilah cinta dengan ketidaksempurnaan berpendar
Sinarnya bisa jadi redup karna dekapan mendung
Eloknya sejenak pudar saat langkah terhuyung
Ornamen hiasnya sesekali tidak terlihat
Raib bersama bodohnya tingkah yang kubuat
Akan tetapi ini wujud cinta sebenarnya
Nyata dengan menyandang ketidaksempurnaannya
Gema yang terdengar tak slalu indah karna paraunya
Yang disuguhkan tak slalu cawan berisi madu
Ada kalanya justru airmata sepahit empedu
Niat hati hanya sekedar menggores rasa rindu
Gambarannya malah sering tinggalkan gurat sendu
Terus tunjukanku caramu memupuk kasih
Arahkan di jalan yang jauhkan kita dari perih
Ketempat dimana duka kita jadi repih
Saat ini tak sanggup ku selaraskan warna
Entah, tak memikat seperti bias nirwana
Mungkin banyak sudah kecewa ku toreh dibenakmu
Patahkan senyum yang mengembang diharimu
Untuk semua itu hanya bisa ku ucap maaf
Rasanya tak pernah cukup hapuskan khilaf
Namun segala yang pernah ku buat hanya karna
Aku terlalu mencintaimu, dengan cara tak sempurna
Sketsa wajah goresan pensil warna,
Menyeretku ke gerbang mimpian,
Melayang jauh ke masa silam dulu,
...
Ketika tubuhmu luruh,
Jiwakupun sa’at itu terbang,
Seiring kepak burung camar yang terbang,
Wangi cintamu membiusku hingga hilang akal,
Aku mengigil karena terbakar,
Namun, deburan ombak memisahkan kita,
Kerap kupanggili namamu,
Meski lewat helaan nafas yang kadang sulit & dalam,
O…Angin tolong bawa aku terbang,
Bawa aku melayang jauh mengembara,
Jauh melewati batas angan & impian yang durja,
Agar aku dapat terus bermimpi dan berkhayal,
Menemukan cinta dalam sebuah Sketsa ,
Sketsa wajah yang mulai usang,
Digilas cuaca dan usia,
Waktu seakan tertatih namun terus berputar,
Namun sketsa wajah itu lekat tak pernah hilang,
Untuk membuktikan bahwa cintaku kekal abadi,
Kekal abadi kepada dirinya.
♥♥ "SEPOTONG KATA MA’AF BUAT SAHABATKU "MARS" ♥♥
Mars, Sahabatku !
Masihkan kau berkenan kusapa Sahabatku ?
Sungguh aku sangat “menyesal”, Mars,
Apakah penyesalanku ini masih berguna bagi seorang “Mars”?
(Aku sangat tahu jawabanmu, sahabat…)
(“Penyesalan tak ada gunanya, Nasi sudah jadi bubur !”)
Tapi, dihari ini aku ingin kau tetap tahu…
Aku sangat menyesal & penyesalan itu hanya dapat ku rasakan dalam hatiku sendiri,
Sungguh aku sangat menyesali, atas apa yang telah kulakukan padamu,
Aku sangat tahu sahabat,
Kau pasti kesal, marah, kecewa bahkan mulai benci padaku,
Aku sangat tahu sahabat,
Ada sepotong hati yang luka karena kelakuanku,
Mars, Sahabatku !
Masihkan kau mau mendengar suaraku Sahabat ?
Sudilah kau mema’afkanku,
Atas yang telah kulakukan padamu,
Ma’afkan kekhilafanku,
Sungguh aku mohon ma’afkan sahabat…
Mars, Sahabatku !
Masihkan kau rasa aku seorang Sahabat bagimu ?
Aku tak ingin jika aku kehilangan sahabat sepertimu,
Aku tak mau jauh dari seorang sahabat sepertimu,
Aku tak rela hari-hari ini hampa karena marah yang ada di hatimu,
Mars, sahabatku,
Yang ku mau hanyalah kata ma’af darimu
(Meski aku sangat tahu)
(Mungkin aku memang tak pantas kau ma’afkan)
Tapi kuberharap dan mohon dengan sangat,
Sepotong kata Ma’af,…ma’af…. & ….ma’af darimu,
Sekali lagi aku hanya minta sepotong darimu,
Maa’afkan aku, Sahabatku Mars…
(Semoga jika kau berkenan memberikan sepotong kata itu untukku, )
(Semoga kau akan tetap berkenan menaburkan tinta warna yang indah, )
(Bagi persahabatan kita, )
Aku tak pernah bosan menunggu,
Agar Kau, Aku, Kita selalu seindah pesona warna dalam hati,
Dalam hati sanubari “Persahabatan Kita”
♥♥ CINTA ♥♥
Alunan kata-katamu,
Membuat aku tertegun mendengarnya,
Hatiku bertaluh rindu,
Adakah kau rasakan perasaan yang sama denganku ?
Adakah kau rasakan keinginan seperti ini juga ?
Aku hanya menginginkan Cinta,
Aku memendam berjuta kerinduan padamu,
Andai kau mengerti,
Kasih sayangku ini hanya untukmu,
Mungkin aku tak mahir berkata-kata,
Mungkin aku tak pandai tuk melukiskannya,
Tapi bila kau rasakan mentari yang hangat,
Bila kau tatap kerlip bintang yang gemerlap,
Itulah gambaran keindahan cintaku,
Yang tulus dari hati ini untukmu,
Percayalah,
Aku tak mungkin bisa melupakanmu meski sekejap,
Karena kaulah dermaga yang terakhir bagiku,
Kasih,
Engkaulah belahan jiwaku,
Karena disisimu kutemukan sejuta kedamaian,
Kuharap,
Semoga secercah sinar kasih yang kau miliki,
Hanyalah untukku,
dan,
Takkan pernah hilang selamanya,
Abadi selamanya !
♥♥ "Secercah Kenangan Untuk Sassie Kirana" ♥♥
Tertenggung aku membaca berita kepergiaanmu,
Sontak bergetar luluh perih hati ini melepasmu,
Bulir air mata jatuh tak tertahan,
Termanggu dalam hening jiwa,
Sie,
Terkenang kehangatan untaian kata yang pernah kau tulis,
Teringat senyum yang pernah kau hadirkan untukku & untuk kami semua,
Terpesona ceritamu yang sering menyejukkan jiwa meski lewat maya,
Terkagum tentang nilai ketegaran, semangat & persahabatan yang pernah kau torehkan,
Kini,
Aku & para sahabat terpanah, termanggu diam mengintari cakrawala,
Meski hanya berteman bintang yang tertutup awan,
Dibawah cahaya rembulan yang kesepian,
Sie,
Meski kini kau telah tiada,
Namun namamu tetap terpatri di relung hati kami,
Sebagai seorang “Sahabat terkasih, Sahabat tercinta, Sahabat tersayang”
Kami kirimkan untuk orang-orang yang menyangimu,
Untaian kata belangsukawa ini,
Karena aku, kami semua turut berduka,
Selamat terbang Merpati Putih,
Terbanglah menembus cakrawala Surga,
Lepaskan semua lelah & deritamu,
Tersenyumlah kembali pada SANG PENCIPTA
Jangan hiraukan,
Kami yang menangis akan kepergianmu,
Kami yang terdiam tak bisa berkata,
Pergilah sahabat, adik yang pernah kami sayangi,
Kami akan tetap mengenangmu,
Selamat jalan Sie,
Semoga Tuhan menempatkan kau di sisi TERBAIK,
Ya, Robbi ampunkan semua dosanya,
Bukanlah pintu SURGA baginya.
Amien, ya Robbalalamien.
____________________________
♥♥ Puisi ini special saya bingkiskan sebagai ucapan belasungkawa untuk keluarga, para sahabat yang ditinggalkan, atas meninggalnya sahabat, adik kami tersayang “SASSIE KIRANA” yang meninggal pada hari Minggu, tanggal 19 April 2009 ♥♥
♥♥ "UNTAIAN DO’A UNTUK SEORANG SASSIE KIRANA" ♥♥
Sassie,
Tak kuasa air mata keharuan ini mengalir tak terhelakkan,
Sa’at kubaca untaian kata-kata tegar yang kau goreskan,
Letupan semangat yang tetap membara,
Meski terkadang mendung menerpa jiwamu,
Deru ini seakan membentang cakrawala,
Hanyutkan aku akan hening yang terkoyak,
Sassie,
Meski ku hanya bisa mengunjungimu lewat maya,
Kucoba sisipkan untaian do’a,
Di celah rongga jiwaku yang juga mungkin tak perkasa,
Namun dibalik lirih hatiku yang resah,
Ku hanya khawatirkan dirimu,
Yang tak tahu keadaanmu hingga kini sepenuhnya,
Sassie,
Biarlah lantunan ini mengalun,
Menguntai ucap yang mungkin menyentuh,
Tatkala tubuhmu lelah tak dirasa,
Sa’at jiwa terkadang melanglang buana,
Merentang langkah menyisir sepi,
Pada buaian hangat yang membahana,
Sassie,
Kucoba menggapai angan dan impianmu,
Kucoba menghiburmu tuk memadu tawa,
Melebur hatimu menopang gigih tegarmu,
Tuk selalu menyemangati harimu,
Karna senyumku hanyalah untaian do’a untukmu,
Ya, Tuhan…
Tetaplah berikan keceriaan untuk Sassie,
Tetaplah beri ketegaran pada Sassie,
Tetaplah kau hadirkan senyum indah Sassie,
Hingga kami tetap bisa melihat Sassie,
Menikmati indahnya lukisan pelangi yang KAU hadirkan buat seorang Sassie,
Tuk sekedar menatap gemerlap indahnya cakrawala dunia bersama seorang Sassie,
Tuhanku,
Dalam derai tulus-MU,
Dalam balutan do’a ku pada MU,
Berilah kesembuhan untuk adik kami, sahabat kami,
Seorang “Sassie Kirana”
Amien
________________________________
♥♥ Puisi ini dibingkiskan special buat :
Adik kami, sahabat kami tersayang “Sassie Kirana” ♥♥
♥♥ "UNTUK BAHAGIAMU" ♥♥
Terbangun ditengah lelap yang baru sebentar
Tercekat oleh ruas rindu semakin sesak menjalar
Mendapati tak lagi untukku teduhmu melingkar
Karena aku bukanlah tiang kokoh bagimu bersandar
Semburat malam bersaksi semua hanya kelakar
Ketika menjatuhkan diri dalam sekam lalu terbakar
Berharap kan tiada sisa kecuali debu bertebar
Namun sebentuk cinta terlanjur dalam mengakar
Menjadi sekeras intan, tak serapuh tembikar
Berkali sudah terpelanting, ke segala arah terlempar
Tak jua hancur, masih utuh dan semakin bersinar
Bertahan dari segala tempa mencoba tetap tegar
Itulah kasih yang lahir untukmu tanpa tawar-menawar
Itulah cinta yang tercipta tanpa perlu ada satu ikrar
Tak ingin mengikatmu saat kulihat senyummu mekar
Tak mesti bersanding jika tanpaku harimu berpendar
♥♥ "MENCINTAI SEORANG YANG TAK SEMPURNA" ♥♥
Mengenalmu bagai menemukan beda aksara
Enggan tuk berpaling, terlalu indah tertera
Namun terkadang aku masih harus terbata
Caraku belum lah tepat dalam mengeja cinta
Isyarat yang ada sulit di terka di setiap kata
Nyaris tak di mengerti oleh hatiku yang masih buta
Tataran bagaimana bersikap begitu samar
Acap kali tak mampu membeda salah dan benar
Inilah cinta dengan ketidaksempurnaan berpendar
Sinarnya bisa jadi redup karna dekapan mendung
Eloknya sejenak pudar saat langkah terhuyung
Ornamen hiasnya sesekali tidak terlihat
Raib bersama bodohnya tingkah yang kubuat
Akan tetapi ini wujud cinta sebenarnya
Nyata dengan menyandang ketidaksempurnaannya
Gema yang terdengar tak slalu indah karna paraunya
Yang disuguhkan tak slalu cawan berisi madu
Ada kalanya justru airmata sepahit empedu
Niat hati hanya sekedar menggores rasa rindu
Gambarannya malah sering tinggalkan gurat sendu
Terus tunjukanku caramu memupuk kasih
Arahkan di jalan yang jauhkan kita dari perih
Ketempat dimana duka kita jadi repih
Saat ini tak sanggup ku selaraskan warna
Entah, tak memikat seperti bias nirwana
Mungkin banyak sudah kecewa ku toreh dibenakmu
Patahkan senyum yang mengembang diharimu
Untuk semua itu hanya bisa ku ucap maaf
Rasanya tak pernah cukup hapuskan khilaf
Namun segala yang pernah ku buat hanya karna
Aku terlalu mencintaimu, dengan cara tak sempurna
Rabu, 02 Maret 2011
♥♥ MY POEM ♥♥
♥♥ "SELAKSA ASA DO’AKU" ♥♥
Kala seberkas sinar terbersit jatuh di padang ilalang,
Tersentak aku terjaga dari bauian impian,
Aku menapakan langkah menyususuri sungai MU,
Tuk coba menemukan kembali kegaiban MU,
Suara jengkrik berceloteh riang menyusup…mengeletarkan hati,
Kegaduhan yang timbul terasa begitu hening,
Seakan diam…seakan tak bernyawa…sunyi dalam ramai,
Kurasa hanyalah aku sendiri kini,
Tuhanku,
Ampunkan hamba ini,
Andai KAU rasa aku mengusik istirahat Mu,
Karena dada ini seakan hendak meledak,
Menahan berjuta ritme yang menggemuruh,
Karena lama menahan rindu untuk MU,
Tuhanku,
Betapapun aku kadang jauh dari MU,
Coba Kau isyarakatkan padaku,
Bahwa Engkau selalu ada disampingku,
Seperti yang tertulis dalam ayat-ayat firman MU,
Laksana Matahari, Bintang dan Rembulan,
Menyirami dan melegakan jiwa ini,
Yang kadang terasa dahaga dikala hujan.
♥♥ "AKU & DIRIMU" ♥♥
Jauh sudah jalan berliku yang telah kita tempuh,
Demi hidup kita, cintaku & cintamu, cinta kita,
Tapi, terkadang, masih saja diriku,
Dilumuri seluruh resah di dalam hatiku,
Kadang kubenci diriku sendiri,
Aku tak bisa menerima dirimu seutuhnya,
Tapi harus kukatakan jujur padamu,
Jika aku selalu merindukan dirimu,
Dalam angganku,
Tetap ada bayang wajahmu,
Terlukis, terpatri di dinding hatiku yang merona,
Sungguh,
Hanya Kau dalam hatiku,
Hanya Engkau dalam jiwaku,
Jujur kukatakan,
Meski harus kuakui,
Kau bukanlah yang pertama,
Yang pernah hadir di kalbuku,
Tapi kini,
Dengarlah dengan segenap jiwa & ragamu,
Yang aku mau,
Hanya Aku & Dirimu,
Bisa berdua,
Aku & Dirimu
Selamanya Aku & Dirimu !
♥♥ "Bila Kurengkuh Mentari & Ku Dekap Rembulan" ♥♥
Rambutku yang panjang terurai ditiup semilir angin,
Bak gulungan gelombang di tengah samudra,
Ku membayangkan berdiri dipadang sahara,
Dengan tubuhku yang kotor bermandikan peluh dan keringat,
Mataku tajam seperti elang hutan,
Tuk menangkap kilau kedalaman yang paling dalam,
Bila dapat Ku rengkuh mentari,
Kan kusirami tubuhku dengan kemilauan cahayanya,
Agar terpancar keseluruh penjuru jagat raya ini,
Bila bisa Ku dekap rembulan,
Kan kulumuri wajahku dengan sinar keteduhannya,
Untuk menyelimuti bumi dan isinya,
Kadang ku menangis merinduimu mentari,
Kadang ku merintih karena mencintaimu rembulan,
Hem…dlm hening kuselalu memujamu,
Kudo’akan tentang keselarasanmu,
Beserta seluruh jagat raya yang ada di dunia.
♥♥ SKETSA “MENTARI EMAS” ♥♥
Kusketsa mentari emas yang congkak,
Kokoh berdiri menikam laut,
Meski akan tenggelam di ufuk cakrawala,
Berteman senja nan mulai turun memekat,
Angin seakan mati, lautpun sekonyong terpukau,
Henyak terdiam, hening menyelimuti alam,
Bumi terdiam, sunyi sepi mencekam,
Seakan menunggu keputusan sakral,
Menunggu torehan alam,
Haus tuk melukis sketsa wajah bijaksana,
Mentari emas,
Aku tak habis mengerti,
Mengapa jerit hati mereka seakan tak bersuara,
Ratap jiwa mereka sekan lenyap di telan dahaga,
Dirundung gemuruh gundah gulana tak terperih,
Ratap hatiku coba mengetuk dirimu,
Jelmaan manusia mentari emas,
Mungkin lewat segumal nyanyian,
Aku dapat menyusup kalbumu,
Ku susun huruf, kurangkai kata,
Sekedar menguak jendela hatimu,
Jendela hati kita semua yang mungkin bisa terbuka,
Tuk sekedar mendengar keluh mereka,
Jeritan kecil, manusia-manusia kecil nan renta,
Berwajah kusut masai kala terpanggang getir,
Tinggal di kaki langit, disela pilar rumput yang semakin menghimpit,
Digerus zaman yang mulai tak banyak tuan,
Dikurung berjuta mata yang menatap hilang dan hampa,
Tuhan,
Kuserahkan jiwa raga mereka lewat titah-Mu,
Tuk merubah hitam putih potret kelam tanah ini,
Tuk mengobati pertiwi dan selaksa jiwa manusia,
Yang mulai kerdil menikam tak berhati,
Mulai congkak bersinar bak Mentari Emas nan panas,
Tuhan,
Dengar do’a kami,
Arahkan mata hati mereka,
Yang bermain di perlehatan negeri ini,
Agar mereka tak selalu tutup mata,
Yang tak mampu mendengar jerit hati perih mereka,
Yang terkalahkan karena keadaan & kondisi,
Yang terabai oleh waktu yang tergerus zaman,
Yang selalu memerah luka, tersiksa kefakiran,
Karena jejak dibakar sketsa “Mentari Emas”
♥♥
Jangan pernah mengatakan pada hatimu bahwa aku pergi karna tak setia
Sebab cinta masih ada, terbenam diantara asa dan dilema
Sedetikpun hingga kini ku tak mencoba mengusir rasa untukmu
Sebab itu indah… dan kau pun tahu betapa bingungnya aku
Jangan pernah berhenti untuk percaya bahwa cinta masih tetap ada
Meski waktu terus membuktikan sebaliknya, kau t’lah mengerti sebabnya
Sedetikpun aku tak mencoba untuk menghapus semua tentangmu
dan kuterus merajut asa tentang bersamamu pada suatu waktu
Takdir kita memang pahit… ku harus membuat pilihan sulit
Semoga pilihan bijak hari ini, buatkan bahagia untuk kedua hati
Untukku…juga untukmu… Hingga kelak menjemput masa
Saat sang mentari lukiskan pelangi di langit kita berdua
Jangan pernah berhenti untuk percaya bahwa cinta suci itu ada
Jangan pernah berhenti untuk menyalahkan takdir saat tak sesuai ingin
Jangan pernah berhenti untuk kobarkan semangat saat realitas memburamkan harap ♥♥
♥♥ "KARENA KAU JUGA AKU ADA" ♥♥
Aku tak percaya bisa sampai disini,
Karena ku hanya mencoba membuat goresan kecil,
Yang kadang sempat terselip dihati ini,
Terkadang aku hanya membaca cerita,
Terkadang aku hanya mencerna artikelmu,
Beberapa torehan dari sahabatku semua,
Yang terkadang membuat aku jatuh hati,
Akan torehan & goresan karyamu semua…
Karena kau juga aku bisa begini,
Karena kau juga buat aku senang & bahagia,
Kutahu terkadang kulalai mengunjungimu,
Ma’afkan atas segala kehilafanku,
Maklumkan atas keterbatasan waktuku,
Tapi, agar kau tahu betapa berartinya dirimu,
Takkan kutukar dengan apapun,
Susah payah aku merangkai semua kata ini,
Karena kau juga aku bisa begini,
Karena kau juga buat aku senang & bahagia
Terima kasihku atas persahabatan ini,
Terima kasihku atas tali siraturrahmi ini,
Terima kasihku karena “Kita semua bisa sampai disini”,
Untukmu semua kuucapkan,
“Thank you, thank you, thank youuuuuuuu…”
♥♥ TANPA RASA ♥♥
Aku tak rasa lagi hilang akan dirimu
Aku tak rasa lagi hampa tanpa dirimu
Aku telah biasa untuk melepaskannya
Aku sudah biasa untuk tanpa dirinya
Semua yang telah terjadi biarlah terjadi
Semua yang kan terjadi biarkan menjadi
Aku telah biasa untuk hadapi semua
Aku sudah biasa hadapi segalanya
Tak ada lagi sedih untuk kehilanganmu
Tak ada lagi tangis untuk dirimu
Tak akan ada benci kepadamu
Semua tentang dirimu semua telah berlalu
Aku tak rasa lagi hampa tanpa dirimu
Aku telah biasa untuk melepaskannya
Aku sudah biasa untuk tanpa dirinya
Semua yang telah terjadi biarlah terjadi
Semua yang kan terjadi biarkan menjadi
Aku telah biasa untuk hadapi semua
Aku sudah biasa hadapi segalanya
Tak ada lagi sedih untuk kehilanganmu
Tak ada lagi tangis untuk dirimu
Tak akan ada benci kepadamu
Semua tentang dirimu semua telah berlalu
♥♥ FROM THIS MOMENT ON... ♥♥
( I do swear that I'll always be there. I'd give anything
and everything and I will always care. Through weakness
and strength, happiness and sorrow, for better, for worse,
I will love you with every beat of my heart.)
From this moment life has begun
From this moment you are the one
Right beside you is where I belong
From this moment on
From this moment I have been blessed
I live only for your happiness
And for your love I'd give my last breath
From this moment on
I give my hand to you with all my heart
Can't wait to live my life with you, can't wait to start
You and I will never be apart
My dreams came true because of you
From this moment as long as I live
I will love you, I promise you this
There is nothing I wouldn't give
From this moment on
You're the reason I believe in love
And you're the answer to my prayers from up above
All we need is just the two of us
My dreams came true because of you
and everything and I will always care. Through weakness
and strength, happiness and sorrow, for better, for worse,
I will love you with every beat of my heart.)
From this moment life has begun
From this moment you are the one
Right beside you is where I belong
From this moment on
From this moment I have been blessed
I live only for your happiness
And for your love I'd give my last breath
From this moment on
I give my hand to you with all my heart
Can't wait to live my life with you, can't wait to start
You and I will never be apart
My dreams came true because of you
From this moment as long as I live
I will love you, I promise you this
There is nothing I wouldn't give
From this moment on
You're the reason I believe in love
And you're the answer to my prayers from up above
All we need is just the two of us
My dreams came true because of you
♥♥ WANITA DAN PRIA ♥♥
Wanita adalah:
1. Orang yang akan mendampingimu seumur hidup.
2. Orang yang akan melahirkan anak mu, walau dengan penuh rasa sakit.
3. Orang yang merawatmu sampai tua.
4. Orang yang akan merawatmu pada saat kau sakit.
5. Orang yang akan selalu mendukung walau kau gagal berpuluh" bahkan beratus" kali.
6. Orang yang memberikan hidupnya untukmu.
Bahkan ia membuang egonya demi bersamamu.
Bahkan saat kau menyakitinya, ia tetap berada ϑî sampingmu..
Sedangkan Pria adalah..
1. Orang yang akan menjagamu seumur hidupmu.
2. Orang yang berkorban untukmu.
3. Orang yang menafkahimu.
4. Orang yang merawatmu pada saat kau sakit.
5. Orang yang memelukmu pada saat kau sedih.
6. Orang yang ingin membuatmu bahagia.
Mereka sama berharganya, hanya saja mereka mempunyai perbedaan"
yang kadang membuat mereka menyakiti 1 sama lain,
dan itu hanya dapat diatasi dengan pengertian dari kedua belah pihak.
Hidup itu singkat... Terlalu singkat untuk berbagai pertengkaran...
Mengapa tidak kau bahagiakan saja pasanganmu,
dan mengisi hari" kalian dengan penuh cinta,
dan membuat pasanganmu tersenyum lebih lebar tiap harinya?
Bukankah itu lebih baik dan bahagia dibanding saling menyakiti? :)
Walaupun banyak hal, dimana kenyataannya tak mudah untuk dilalui,
bahkan terkadang enggan untuk melaluinya.
Dan jangan mempertahankan ego yang akhirnya merusak dirimu dan orang lain.
Melihat ke atas : memperoleh semangat untuk maju.
Melihat ke bawah : bersyukur atas semua yg ada.
Melihat ke samping : smangat kebersamaan.
Melihat ke belakang : sebagai pengalaman berharga.
Melihat ke dalam : untuk instropeksi &
Melihat ke depan : untuk menjadi lebih baik ...
Dari air kita belajar ketenangan.....
Dari batu kita belajar ketegaran.....
Dari tanah kita belajar kehidupan.....
Dari kupu-kupu kita belajar merubah diri.....
Dari padi kita belajar rendah hati.....
Dari TUHAN kita belajar tentang kasih yang sempurna......
Karena tidak ada orang yang sempurna..
1. Orang yang akan mendampingimu seumur hidup.
2. Orang yang akan melahirkan anak mu, walau dengan penuh rasa sakit.
3. Orang yang merawatmu sampai tua.
4. Orang yang akan merawatmu pada saat kau sakit.
5. Orang yang akan selalu mendukung walau kau gagal berpuluh" bahkan beratus" kali.
6. Orang yang memberikan hidupnya untukmu.
Bahkan ia membuang egonya demi bersamamu.
Bahkan saat kau menyakitinya, ia tetap berada ϑî sampingmu..
Sedangkan Pria adalah..
1. Orang yang akan menjagamu seumur hidupmu.
2. Orang yang berkorban untukmu.
3. Orang yang menafkahimu.
4. Orang yang merawatmu pada saat kau sakit.
5. Orang yang memelukmu pada saat kau sedih.
6. Orang yang ingin membuatmu bahagia.
Mereka sama berharganya, hanya saja mereka mempunyai perbedaan"
yang kadang membuat mereka menyakiti 1 sama lain,
dan itu hanya dapat diatasi dengan pengertian dari kedua belah pihak.
Hidup itu singkat... Terlalu singkat untuk berbagai pertengkaran...
Mengapa tidak kau bahagiakan saja pasanganmu,
dan mengisi hari" kalian dengan penuh cinta,
dan membuat pasanganmu tersenyum lebih lebar tiap harinya?
Bukankah itu lebih baik dan bahagia dibanding saling menyakiti? :)
Walaupun banyak hal, dimana kenyataannya tak mudah untuk dilalui,
bahkan terkadang enggan untuk melaluinya.
Dan jangan mempertahankan ego yang akhirnya merusak dirimu dan orang lain.
Melihat ke atas : memperoleh semangat untuk maju.
Melihat ke bawah : bersyukur atas semua yg ada.
Melihat ke samping : smangat kebersamaan.
Melihat ke belakang : sebagai pengalaman berharga.
Melihat ke dalam : untuk instropeksi &
Melihat ke depan : untuk menjadi lebih baik ...
Dari air kita belajar ketenangan.....
Dari batu kita belajar ketegaran.....
Dari tanah kita belajar kehidupan.....
Dari kupu-kupu kita belajar merubah diri.....
Dari padi kita belajar rendah hati.....
Dari TUHAN kita belajar tentang kasih yang sempurna......
Karena tidak ada orang yang sempurna..
Selasa, 01 Maret 2011
♥♥ ...ASA UNTUKMU... ♥♥
hujan…….
kau membawa butiran air berirama
mengingatkan aku padamu cinta….
yang saat ini telah mengisi ruang hati dan jiwaku
tak pernah bisa kutepiskan walau sedetik bayanganmu
yang selalu hadir dibenak fikiranku
kau memberi warna terindah dalam hidupku
kau memberi kesejukan kala gundah menjenguk kalbuku
kau yang bisa membangkitkan kembali semangat juangku
ketika kukelemasan
sungguh engkau sangat berarti dalam hidupku
kau yang mengukir kenangan-kenangan manis
dan pahatan terindah didinding-dinding sanubariku
mungkin kita tak akan pernah tahu akan takdir
yang telah ditetapkan untuk kita
namun kuakan selalu berusaha memberikan yang terbaik untukmu
tak pernah ada rasa bosan dihatiku untuk terus menunggu waktu
memberi restu akan perwujudan rasaku dan rasamu
disini senantiasa kusulam do'a dalam jaga dan lelapku
semoga penantian ini kan segera sampai kemuara,
menjadi jembatan untuk kita mengecapi bahagia yang sesungguhnya…
kau membawa butiran air berirama
mengingatkan aku padamu cinta….
yang saat ini telah mengisi ruang hati dan jiwaku
tak pernah bisa kutepiskan walau sedetik bayanganmu
yang selalu hadir dibenak fikiranku
kau memberi warna terindah dalam hidupku
kau memberi kesejukan kala gundah menjenguk kalbuku
kau yang bisa membangkitkan kembali semangat juangku
ketika kukelemasan
sungguh engkau sangat berarti dalam hidupku
kau yang mengukir kenangan-kenangan manis
dan pahatan terindah didinding-dinding sanubariku
mungkin kita tak akan pernah tahu akan takdir
yang telah ditetapkan untuk kita
namun kuakan selalu berusaha memberikan yang terbaik untukmu
tak pernah ada rasa bosan dihatiku untuk terus menunggu waktu
memberi restu akan perwujudan rasaku dan rasamu
disini senantiasa kusulam do'a dalam jaga dan lelapku
semoga penantian ini kan segera sampai kemuara,
menjadi jembatan untuk kita mengecapi bahagia yang sesungguhnya…
Langganan:
Postingan (Atom)
About Me
- ...CaNdRa KiRaNa...
- @ Tuhan, Saat aku meyukai seorang teman, Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir, Sehingga aku akan tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir. @ Tuhan, Ketika aku merindukan kekasih, Rindukanlah aku kepada yang rindu kepada cinta sejati-MU, Agar kerinduanku kepada-MU semakin menjadi. @ Tuhan, Jika aku hendak mencinta seseorang, Temukanlah aku dengan orang yang mencintai-MU, Agar bertambah kuat cintaku pada-MU. @ Tuhan, Ketika aku sedang jatuh cinta, Jagalah cinta itu, Agar tidak melebihi cintaku pada-MU. @ Tuhan, Ketika aku berucap aku cinta padamu, Biarlah kuakatakan kepada yang hatinya tertaut pada-MU, Agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karena-MU.



















